Jelang Musim Tanam, Petani di Rawang Panca Arga Basmi Hama Tikus

- Penulis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Asahan — Jelang musim tanam yang dijadwalkan mulai pada minggu pertama Juni 2025 mendatang, sebanyak enam kelompok tani (Poktan) dari dua Desa yakni Desa Panca Arga dan Rawang Lama Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Sumatra Utara melakukan gropyokan (perburuan) massal hama jenis tikus di lahan seluas 150 hektar lebih. Dalam perburuan tersebut sedikitnya 166 tikus berhasil di tangkap.

Model gropyokan hama tikus kali ini menggunakan seperti mercon di masukan kedalam lobang tikus, lalu lobang di tutup setelah itu mercon mengeluarkan asap yang menyengat bau belerang yang membuat tikus keluar dari dalam lobang atau mati seketika di dalam lobang.Selain itu, gropyokan ini juga melibatkan instansi terkait lainnya seperti Dinas Pertanian kabupaten Asahan,Kepala Desa, kelompok tani, PPL, POPT-PHP, UPTD Wil 1 Dinas Pertanian kabupaten Asahan. Kasi perlindungan tanaman,Babinkantimas dan para kelompok tani.

Baca Juga  POLRES ASAHAN PATROLI BLUE LIGHT MALAM DI BULAN SUCI RAMADHAN 1446 H

UPTD Wil 1 Kabupaten Asahan Chyadi Damanik menjelaskan Sabtu (31/5/2025) kegiatan ini dalam rangka persiapan tanam padi bibit jenis Hebrida hal ini di sampaikan disela-sela gropyokan, selain itu Chyadi juga mengatakan sebelum dilakukan penanaman, pembersihan lahan seperti gropyokan tikus ini memang harus dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap awal serangan hama tikus. Gropyokan ini, menurutnya merupakan salah satu cara efektif membasmi tikus dan mematikan populasinya.

Ia menambahkan gropyokan yang berkesinambungan yang dilakukan petani tentunya akan menekan populasi hama tikus.

“Jika gropyokan ini rutin dilakukan petani, tentu ancaman hama tikus bisa diantisipasi” tandasnya.

Oleh karena itu, Chyadi berharap poktan pro aktif melakukan gropyokan agar hasil panen petani tidak terganggu dan peningkatan produksi padi tetap dapat berjalan seperti yang diharapkan

Baca Juga  Ratusan Petani di Dua Kecamatan Kabupaten Asahan Menangis, Mohon Bantuan Presiden RI

Sementara itu, kepala Desa Panca Arga Supriadi yang juga terlibat dalam kegiatan ini mengatakan gropyokan ini sangat efektif dalam membasmi hama tikus.

“Kita menginginkan hasil tanaman padi petani tidak mengganggu hama tikus. Makanya gropyokan ini harus dilakukan secara rutin agar hama tikus berkurang dan tidak berkembang biak kembali,” terang Supriadi.

Penulis : Edi Surya

Berita Terkait

DPRD Murung Raya Sahkan Perubahan APBD 2026, Bupati Heriyus Minta Percepat Serapan Anggaran
Dua Kecamatan Pesisir Tanjung Balai Masuk Program Strategis NPGT Nasional
Dina Maulidah Jadi Narasumber LDKM Akbid Murung Raya
Ketua DPRD Murung Raya: Kepastian Hukum Izin PT Artasia Syarat Mutlak Investasi
Rapat Koordinasi Pemkab Murung Raya-PT ACP: Fokus pada Penanganan Debu dan Keluhan Warga
Ikuti Rakor Inflasi Kemendagri, Pemkab Mura Siap Kawal Program Pusat
Wapres Gibran Tinjau Karhutla di Kalteng, Temui Keluarga Petugas yang Gugur
Bupati Heriyus Buka PKKMB Akbid Murung Raya, Dorong Mahasiswa Berkarakter

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:50 WIB

DPRD Murung Raya Sahkan Perubahan APBD 2026, Bupati Heriyus Minta Percepat Serapan Anggaran

Kamis, 17 September 2026 - 01:32 WIB

Dua Kecamatan Pesisir Tanjung Balai Masuk Program Strategis NPGT Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 00:15 WIB

Dina Maulidah Jadi Narasumber LDKM Akbid Murung Raya

Kamis, 17 September 2026 - 00:02 WIB

Ketua DPRD Murung Raya: Kepastian Hukum Izin PT Artasia Syarat Mutlak Investasi

Rabu, 16 September 2026 - 23:48 WIB

Rapat Koordinasi Pemkab Murung Raya-PT ACP: Fokus pada Penanganan Debu dan Keluhan Warga

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page