Manokwari — Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam perencanaan pembangunan daerah saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Papua Barat Tahun 2025 pada Selasa pagi, 20 Mei 2025, di Gedung Auditorium PKK, Kompleks Perkantoran Arfai, Manokwari.
Dalam pidatonya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa Musrenbang bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi momentum strategis untuk menyatukan persepsi, visi, dan arah pembangunan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua Barat.
“Perencanaan pembangunan tidak bisa dilakukan secara sepihak. Kita membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen — pemerintah, DPR, tokoh adat, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat,” tegas Mohamad Lakotani.
Musrenbang 2025 mengangkat tema:
“Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dan Infrastruktur Wilayah untuk Meningkatkan Daya Saing Daerah,”
yang dinilai selaras dengan kebijakan nasional serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Wakil Gubernur berharap forum Musrenbang dapat melahirkan usulan-usulan pembangunan yang realistis, berkualitas, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat, dengan fokus pada:
Penanggulangan kemiskinan
Peningkatan kualitas sumber daya manusia
Pembangunan infrastruktur dasar
Penguatan tata kelola pemerintahan Menutup sambutannya, ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Musrenbang ini, dan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan Musrenbang sebagai ruang bersama membangun Papua Barat yang maju, sejahtera, dan berkeadilan.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K



















