Polri Siapkan Anjungan Mandiri Cetak SKCK, Uji Coba 2027 di Jakarta

- Penulis

Rabu, 23 September 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri menyiapkan inovasi layanan berupa mesin anjungan mandiri untuk mencetak Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Dengan mesin ini, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor polisi hanya untuk mengambil lembaran fisik SKCK setelah mendaftar secara daring.

Rencana uji coba 10 unit anjungan di Jakarta akan dimulai pada 2027. Hal itu disampaikan Agen Intelijen Kepolisian Utama Tingkat II Baintelkam Polri, Brigjen Achmad Ibrahim, seusai Focus Group Discussion bertajuk “Transformasi Ekosistem Tata Kelola Layanan SKCK Terintegrasi” di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).

Ibrahim mengatakan layanan SKCK daring telah dimaksimalkan sejak 2025 melalui Super Apps Polri. Tahap berikutnya adalah membuat pencetakan dokumen fisik bisa dilakukan mandiri. “Rohnya adalah yang pertama menghilangkan pertemuan antara pemohon dengan petugas kepolisian,” ujarnya.

Baca Juga  Sultan Deli H. Tengku Daniel Mozard Keberatan dengan proyek Deli Megapolitan

Menurutnya, berkurangnya pertemuan langsung diharapkan menutup celah pungutan liar. “Kita ingin berusaha menghilangkan pungli. Karena salah satu faktor terjadinya hal seperti itu adalah pertemuan antara petugas Polri dengan pemohon,” kata Ibrahim.

Dalam skema baru, pemohon cukup mengisi data lewat aplikasi SKCK online. Setelah proses selesai, pemohon akan memperoleh barcode yang ditempelkan pada mesin anjungan untuk mencetak blangko. “Pencetakan blangko SKCK itu bisa di mana saja. Tidak perlu datang ke kantor polisi, tidak perlu bertemu lagi,” jelasnya.

Pada tahap awal, 10 unit mesin akan ditempatkan di Jakarta untuk menguji kesiapan jaringan internet dan infrastruktur pendukung sebelum diperluas ke daerah lain. Jika infrastruktur sudah siap, pelayanan diharapkan bisa lebih cepat.

Baca Juga  30,16 Kilometer Pagar Laut di Pantai Utara Tangerang, Banten Memblokir 16 Kecamatan dan Telah Bersertifikat

Selain itu, basis data SKCK dalam Super Apps Polri telah terhubung dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri, Ditjen Pemasyarakatan, Bareskrim Polri, dan BPJS Kesehatan. Integrasi ini mendukung prinsip once-only policy agar masyarakat cukup memberikan data satu kali.

Sekjen Kementerian Komunikasi dan Digital, Ismail, mengapresiasi langkah tersebut. Komdigi menyiapkan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) dan audit keamanan bersama BSSN. Ia menegaskan digitalisasi harus memangkas birokrasi, bukan memindahkan kerumitan loket fisik ke dalam aplikasi.

Penulis : Amartus Rahakbauw K

Berita Terkait

Johansyah Salurkan Sembako untuk Tim Penanganan Karhutla Murung Raya
Bupati Heriyus Pantau Langsung Karhutla di Tanah Siang, Utamakan Keselamatan Petugas
Dina Maulidah Dorong Pengaktifan Kembali Saka dan Pembentukan Sako Baru di Murung Raya
Rumiadi Apresiasi Penyaluran Bantuan Pangan dan KHBS di Murung Raya
Rumiadi Dilantik sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Murung Raya 2025–2030
Kapolri dan Gubernur Banten Resmikan Balai Latihan Silat Tjimande di Serang
Dina Maulidah Dorong Guru dan Pembina Pramuka Tingkatkan Kemampuan Public Speaking
Kabut Asap Menyelimuti Puruk Cahu, Bupati Heriyus Bagikan 5.000 Masker

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:49 WIB

Polri Siapkan Anjungan Mandiri Cetak SKCK, Uji Coba 2027 di Jakarta

Rabu, 23 September 2026 - 01:21 WIB

Johansyah Salurkan Sembako untuk Tim Penanganan Karhutla Murung Raya

Rabu, 23 September 2026 - 00:36 WIB

Bupati Heriyus Pantau Langsung Karhutla di Tanah Siang, Utamakan Keselamatan Petugas

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Dina Maulidah Dorong Pengaktifan Kembali Saka dan Pembentukan Sako Baru di Murung Raya

Selasa, 22 September 2026 - 21:47 WIB

Rumiadi Apresiasi Penyaluran Bantuan Pangan dan KHBS di Murung Raya

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page