Tokoh Agama di Mimika Ajak Gereja dan Pemerintah Bersatu Jaga Kedamaian Papua Tengah

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MIMIKA — Gembala Sidang GPdI Holy Spirit Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Pdt. John Marani, mengajak seluruh gereja, pemerintah, dan masyarakat untuk memperkuat persatuan serta meningkatkan doa bersama demi menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua, khususnya di Provinsi Papua Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan Pdt. John Marani saat dikonfirmasi TempoTimur.com melalui wawancara pada Senin (13/7/2026) pukul 13.09 WIT.

Menurutnya, berbagai dinamika dan polemik yang terjadi di Papua, terutama di Papua Tengah, menjadi keprihatinan bersama sekaligus panggilan moral bagi gereja untuk mengambil peran dalam menjaga persatuan dan menghadirkan kedamaian.

“Sebagai hamba Tuhan dan pembina jemaat, kami memandang situasi yang terjadi saat ini sebagai tanggung jawab moral gereja. Gereja harus merapatkan barisan, memperkuat persatuan antarhamba Tuhan dan umat, serta terus menaikkan doa agar Tuhan memberikan belas kasihan, anugerah, dan damai bagi Tanah Papua,” ujarnya.

Ia menilai gereja tidak dapat berdiri sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang terjadi. Menurutnya, sinergi antara gereja dan pemerintah menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta membangun kehidupan masyarakat yang damai.

“Pemerintah dan gereja harus berjalan seiring. Gereja hadir untuk mendukung pemerintah dalam menciptakan kedamaian, sehingga berbagai persoalan yang terjadi dapat dihadapi bersama dengan semangat persatuan, kasih, dan pengharapan kepada Tuhan,” katanya.

Pdt. John Marani juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk tetap menjaga persaudaraan serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Di akhir penyampaiannya, ia berharap Tanah Papua senantiasa berada dalam penyertaan Tuhan.

“Harapan dan doa saya, Tanah Papua terus diberkati. Tanah ini telah menerima terang Injil sejak pertama kali diberitakan melalui Pulau Mansinam, sehingga sebagai umat percaya kita harus terus menjunjung tinggi persatuan, kasih, dan hidup berdampingan dalam damai,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa doa, persatuan, dan kerja sama antara gereja, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat merupakan fondasi penting dalam menjaga kedamaian dan masa depan Papua.

 

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Mediasi Berhasil, Bupati dan Dandim 1803/Fakfak Buka Palang Jalan Mambunibuni–Bomberay
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Dukung Para Atlet Kontingen Airsoft ABU Ikuti FORPROV Sumut
Polres Fakfak dan BPBD Salurkan 11.000 Liter Air Bersih untuk Warga Air Merah
Direktur PDAM Fakfak Minta RT Pastikan Titik Distribusi Air Gratis
Enam dari 13 Koperasi Merah Putih di Fakfak Rampung, Kodim Targetkan Selesai Sebulan
Wakil Wali Kota Fadly Abdina Terima Audiensi DPC PWKI Tanjung Balai 
Κanim ТВA Perluas Akses Layanan Paspor Melalui Berbagai Titik Pelayanan 
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Pengukuhan Ameriza Ma’ruf Moesa Sebagai Kepala Perwakilan BI Sumut

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Mediasi Berhasil, Bupati dan Dandim 1803/Fakfak Buka Palang Jalan Mambunibuni–Bomberay

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Dukung Para Atlet Kontingen Airsoft ABU Ikuti FORPROV Sumut

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Polres Fakfak dan BPBD Salurkan 11.000 Liter Air Bersih untuk Warga Air Merah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Direktur PDAM Fakfak Minta RT Pastikan Titik Distribusi Air Gratis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Enam dari 13 Koperasi Merah Putih di Fakfak Rampung, Kodim Targetkan Selesai Sebulan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page