WAMENA — Pendeta Lucas Kmur mengajak seluruh umat Kristen, khususnya para hamba Tuhan di Provinsi Papua Pegunungan, untuk tetap teguh dalam iman, menjaga persatuan, serta terus mendoakan kedamaian di tengah situasi keamanan yang masih terjadi di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Pdt Lucas Kmur saat dikonfirmasi TempoTimur.com melalui pesan WhatsApp, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 11.24 WIT.
Menurutnya, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, pekerjaan Tuhan tidak boleh berhenti. Gereja justru harus terus menjadi terang dan membawa pengharapan bagi umat.
“Puji Tuhan, kita patut bersyukur karena pekerjaan Tuhan tetap berjalan meskipun di tengah berbagai persoalan yang terjadi saat ini. Kerajaan Tuhan tidak boleh berhenti, tetapi harus terus berjalan melalui pelayanan para hamba Tuhan dan kesetiaan umat,” ujarnya.
Ia berharap seluruh jajaran Gereja Pantekosta di Indonesia di Provinsi Papua Pegunungan, mulai dari Majelis Daerah, Majelis Wilayah, hingga para gembala jemaat, tetap menjaga kekompakan dalam melayani jemaat.
“Walaupun banyak persoalan yang terjadi, gereja harus tetap maju, bangkit, menjadi terang, dan terus membawa banyak jiwa datang kepada Tuhan sehingga pelayanan di wilayah pegunungan semakin berkembang,” katanya.
Pdt Lucas juga menyoroti kondisi keamanan di Papua Pegunungan yang hingga kini masih diwarnai konflik dan telah menimbulkan korban dari berbagai pihak, baik masyarakat sipil maupun aparat keamanan.
“Kita prihatin karena masih banyak korban yang berjatuhan. Namun kita percaya Tuhan akan menolong dan campur tangan, sebab setiap manusia adalah ciptaan dan milik Tuhan,” tuturnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat agar tidak larut dalam ketakutan maupun keputusasaan, melainkan tetap berharap kepada Tuhan melalui doa.
“Kita jangan lemah menghadapi situasi ini. Tetap percaya kepada Tuhan dan terus berdoa agar kedamaian segera terwujud di Tanah Papua,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, Pdt Lucas mengimbau seluruh pendeta dan hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja untuk bersatu mendoakan Papua, khususnya daerah-daerah yang masih mengalami konflik.
“Kami mengajak seluruh hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja untuk terus berdoa bagi keamanan Papua. Kiranya gereja-gereja yang berada di daerah konflik tetap kuat dalam Tuhan, dan kita percaya Tuhan akan bekerja serta menghadirkan damai bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K






















