Wapres Gibran Pastikan Proyek Bendungan Bulango Ulu Rampung Sesuai Target

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

GORONTALO — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Jumat (19/06/2026). Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan penyelesaian salah satu proyek strategis nasional yang diproyeksikan memperkuat ketahanan pangan, mengurangi risiko banjir, serta memenuhi kebutuhan air baku di wilayah Gorontalo.

Setibanya di lokasi, Wapres mendengarkan pemaparan perkembangan pembangunan bendungan dari Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bulango Ulu, Ali Rahmat, sebelum meninjau area pandang bendungan.

Dalam pemaparannya, Ali Rahmat menjelaskan bahwa progres fisik pembangunan Bendungan Bulango Ulu telah mencapai 94,99 persen. Saat ini, pekerjaan yang tersisa meliputi penyelesaian terowongan, plugging, dan bottom outlet.

“Insya Allah tahun ini semua selesai, Pak. Pekerjaan bendungan tinggal menyisakan pekerjaan terowongan, plugging, kemudian pekerjaan bottom outlet,” ujar Ali Rahmat.

Ali menjelaskan, Bendungan Bulango Ulu akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Gorontalo, khususnya dalam penyediaan air baku sebesar 2.200 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, dan Kota Gorontalo.

Selain itu, bendungan ini diproyeksikan mampu mereduksi potensi banjir hingga 43 persen di Kota Gorontalo. Dengan pengendalian debit air yang lebih baik, sekitar 629 hektare kawasan terdampak banjir dapat diminimalisasi risikonya.

“Manfaat yang paling besar kembali adalah reduksi banjir untuk melindungi Kota Gorontalo. Debit air yang sampai di kota akan sangat berkurang,” jelasnya.

Bendungan Bulango Ulu juga dirancang mendukung pembangkit listrik tenaga air berkapasitas 5 megawatt serta meningkatkan layanan irigasi pertanian. Infrastruktur ini akan menopang irigasi eksisting seluas 4.100 hektare dan membuka tambahan layanan irigasi baru seluas 750 hektare.

Menurut Ali, kehadiran bendungan diperkirakan mampu meningkatkan indeks pertanaman dari 250 menjadi 350 atau mendekati tiga kali masa tanam dalam setahun. Produktivitas pertanian yang saat ini berkisar 3 hingga 3,5 ton per hektare diproyeksikan meningkat hingga 7 sampai 9 ton per hektare.

“Dengan adanya bendungan ini, insya Allah produktivitas pertanian bisa meningkat dua kali lipat dan indeks pertanaman naik secara signifikan,” ujarnya.

Usai mendengarkan pemaparan, Wapres memberikan perhatian khusus terhadap percepatan penyelesaian Bendungan Bulango Ulu, terutama terkait kebutuhan pendanaan untuk menuntaskan pekerjaan yang masih tersisa.

Wapres menilai percepatan penyelesaian bendungan menjadi langkah penting mengingat besarnya manfaat yang akan dirasakan masyarakat Gorontalo, mulai dari penyediaan air baku, pengendalian banjir, peningkatan layanan irigasi, hingga pembangkit listrik. Ia juga berharap proses penyelesaian konstruksi dapat berjalan sesuai target sehingga pengisian bendungan dapat dimulai pada 2027 dan bendungan dapat berfungsi secara optimal pada awal 2028.

Hadir mendampingi Wapres dalam peninjauan tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI Rachmad Gobel, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, dan Bupati Bone Bolango Ismet Mile.

(H76)

Berita Terkait

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada
BPBD Batu Bara: 3 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak
Polisi Imbau Pengendara Tidak Merokok Saat Mengemudi
Kapolri Dianugerahi Sebagai Anggota Tapak Suci Muhamadiyah di Semarang 
Bursa Kapolda PMJ Memanas! Agus Flores: “Saya Sudah Tahu, Tapi Nggak Bisa Ngomong”
GREAT Institute: Permintaan Presiden Lee untuk Damaikan Korea Pengakuan Reputasi Prabowo di Panggung Global
Dua Hakim Penerima Suap Tetap Terima Pensiun, KY Ungkap Hasil Sidang Delapan Hakim di MKH

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:27 WIB

BPBD Batu Bara: 3 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Polisi Imbau Pengendara Tidak Merokok Saat Mengemudi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Kapolri Dianugerahi Sebagai Anggota Tapak Suci Muhamadiyah di Semarang 

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page