
JAKARTA – Isu pergeseran pucuk pimpinan Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) kembali mencuat. Nama Kapolda Metro Jaya kini menjadi sorotan di tengah berkembangnya kabar mengenai kemungkinan adanya rotasi sejumlah perwira tinggi Polri.
Ketua Umum Fast Respon (FRN) Agus Flores ikut menanggapi dinamika tersebut. Ia menyebut, apabila konstelasi pergantian Kapolda Metro Jaya benar-benar terjadi, dirinya belum dapat mengungkap siapa sosok yang bakal dipercaya mengisi posisi strategis tersebut.
“Kayaknya Asep Kapolda PMJ bergeser. Pengganti Bang Fadil atau pengganti Karyoto?” ujar Agus Flores, menyampaikan spekulasi yang berkembang terkait bursa pergantian Kapolda Metro Jaya.
Namun ketika ditanya mengenai siapa figur yang akan mengisi kursi Kapolda Metro Jaya apabila rotasi tersebut benar terjadi, Agus memilih tidak membuka identitasnya.
“Kalau konstalasi itu terjadi, saya tidak bisa ngomong siapa yang mengisi Kapolda PMJ,” katanya.
Agus justru memberikan sinyal bahwa dirinya telah mengetahui sosok yang disebut-sebut masuk dalam bursa tersebut.
“Yang pasti bagi saya, siapa saja jadi Kapolda, orangnya loyal ke Bapak Kapolri,” ujarnya.
Pernyataan tersebut semakin memunculkan tanda tanya. Terlebih, Agus secara terbuka mengaku telah mengetahui nama calon yang dimaksud, namun memilih menahan diri untuk tidak mengungkapkannya ke publik.
“Saya sih sudah tahu, tapi nggak bisa ngomong lah,” ungkapnya.
Pernyataan Agus Flores ini sontak menambah panas spekulasi mengenai kemungkinan rotasi di tubuh Polda Metro Jaya. Kursi Kapolda PMJ sendiri merupakan salah satu posisi strategis di tubuh Polri karena memiliki tanggung jawab langsung terhadap keamanan dan ketertiban di wilayah ibu kota dan kawasan penyangga.
Meski demikian, hingga adanya keputusan resmi melalui surat telegram atau keputusan Kapolri, informasi mengenai pergantian Kapolda Metro Jaya tersebut masih sebatas isu dan dinamika internal yang berkembang.
Publik kini tinggal menunggu: siapa jenderal yang akhirnya dipercaya Kapolri mengemban tongkat komando Polda Metro Jaya?
Jika benar terjadi rotasi, nama tersebut dipastikan menjadi salah satu figur paling strategis dalam peta kepemimpinan Polri ke depan.
AF




