Video Hoaks di TikTok Fitnah Gubernur Papua Barat Soal Dana Australia untuk Umat Kristen, Pemprov Siapkan Langkah Hukum

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Manokwari — Pemerintah Provinsi Papua Barat secara resmi membantah keras beredarnya video di media sosial TikTok yang memuat pernyataan palsu seolah-olah Gubernur Papua Barat mendukung penyaluran Dana Bantuan (DAP) Australia kepada umat Kristiani di Papua Barat maupun di Indonesia.

Video yang diunggah oleh salah satu akun TikTok pada 23 Februari 2026 itu viral dan memicu polemik di tengah masyarakat. Narasi dalam video tersebut menyebutkan adanya pernyataan dukungan dari Gubernur Papua Barat terkait Dana Australia bagi umat Kristen.

Pemerintah Provinsi Papua Barat menegaskan, informasi tersebut adalah hoaks, tidak benar, dan menyesatkan.

“Gubernur Papua Barat tidak pernah mengeluarkan pernyataan dalam bentuk apa pun, baik secara langsung maupun melalui media apa pun, yang mendukung atau menyetujui penyaluran Dana Bantuan Australia kepada pihak tertentu sebagaimana yang dinarasikan dalam video tersebut,” tegas sumber resmi Pemerintah Provinsi Papua Barat di Manokwari.

Baca Juga  Safari Ramadhan DPD PAN Batu Bara Perkuat Silaturahmi Antar Struktural

Diduga Upaya Provokasi dan Framing Jahat
Pemerintah menilai video tersebut merupakan hasil framing dengan narasi provokatif yang diduga sengaja diproduksi untuk membangun opini sesat di ruang publik.

Konten itu dinilai berpotensi membenturkan masyarakat, khususnya umat Kristiani Papua Barat, dengan Pemerintah Daerah.
Tindakan tersebut tidak hanya mencederai etika dan moral, tetapi juga mengarah pada dugaan pencemaran nama baik terhadap kepala daerah.

Pemprov Papua Barat memandang penyebaran video tersebut sebagai tindakan tidak bertanggung jawab yang berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan serta menciptakan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Klarifikasi ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi di media sosial. Pemerintah mengimbau agar publik tidak serta-merta mempercayai dan menyebarluaskan konten yang belum terverifikasi kebenarannya.
Di era digital, penyebaran hoaks dapat dengan mudah memicu keresahan sosial dan konflik horizontal apabila tidak disikapi secara kritis.

Baca Juga  Tegas Tangani Kasus Premanisme, Polda Kalteng Tetapkan Ketua DPD Grib Jaya Kalteng Jadi Tersangka

Terkait marwah dan kewibawaan pemerintah daerah, Biro Hukum Pemerintah Provinsi Papua Barat saat ini tengah melakukan pengumpulan bukti untuk menentukan langkah hukum lanjutan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam penyebaran konten tersebut.

Langkah hukum dipertimbangkan berdasarkan sejumlah alasan:
Gubernur sebagai Kepala Daerah memiliki kehormatan, martabat, dan reputasi yang wajib dilindungi sesuai prinsip negara hukum.

Diduga telah terjadi penyebaran informasi melalui media sosial yang mengandung unsur pencemaran nama baik terhadap Gubernur.

Tindakan tersebut berpotensi:
Merusak reputasi pribadi dan jabatan publik Gubernur; Mengganggu stabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah;
Menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat, khususnya di kalangan tokoh dan umat Kristiani di Papua Barat.

Baca Juga  Beri Kuliah Umum di HKBP Nomensen, Edy Rahmayadi Motivasi Mahasiswa Baru

Pemerintah Provinsi Papua Barat menegaskan tidak akan tinggal diam terhadap setiap upaya sistematis yang berpotensi merusak legitimasi pemerintahan melalui manipulasi informasi.

Publik diingatkan bahwa kebebasan berekspresi di ruang digital bukanlah kebebasan untuk menyebarkan fitnah.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Daulat Tuanku! Tanjung Kasau Kembali Punya Raja, Tengku Ismed Indra Gelar Raja Alam Perkasa II
Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka Korupsi, BNPB Hormati Proses KPK
Masyarakat Patut Bangga, Batu Bara Dalam Minggu ini Menerima Dua Penghargaan Tingkat Nasional
Musran Pramuka Tanjung Tiram 2026 Tetapkan Zulkifli S.Pd Sebagai Ketua Terpilih 
Darurat Karhutla, Mendagri Larang Total Pembakaran Lahan
Warga Batu Bara Sakit di Malaysia Mengharapkan Bantuan Pemerintah 
Perjuangan Berbuah Hasil, Menteri Fadli Zon Tetapkan Tenun Batu Bara Sebagai WBTbI
Wabup Syafrizal dan Pimpinan Forkopimda Asahan Tanjung Balai Ikuti Upacara HUT ke-81 TNI di Kisaran

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Daulat Tuanku! Tanjung Kasau Kembali Punya Raja, Tengku Ismed Indra Gelar Raja Alam Perkasa II

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka Korupsi, BNPB Hormati Proses KPK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Masyarakat Patut Bangga, Batu Bara Dalam Minggu ini Menerima Dua Penghargaan Tingkat Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Musran Pramuka Tanjung Tiram 2026 Tetapkan Zulkifli S.Pd Sebagai Ketua Terpilih 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Darurat Karhutla, Mendagri Larang Total Pembakaran Lahan

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Dina Maulidah Apresiasi Lomba Cerdas Cermat Karang Taruna Murung Raya

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:05 WIB

DPRD Murung Raya

Rejikinoor Dukung Penerapan BLUD di Seluruh Puskesmas Murung Raya

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB

You cannot copy content of this page