Borong NTT — Bupati Agas Andreas menyampaikan duka cita yang mendalam atas terjadinya musibah tanah longsor di Desa Goreng Meni Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur, Jumat (23/1) di Borong.
Dalam sebuah pesan melalui Media Bupati Manggarai Timur dari Partai Amanat, menyampaikan bencana yang terjadi di Goreng Meni saat ini merupakan duka untuk seluruh masyarakat Manggarai Timur.
Ia juga meminta kepada seluruh warga yang terdampak khususnya keluarga korban untuk tetap tabah dan jangan putus asa.
Bersama kita akan melakukan upaya untuk menemukan korban yang tertimbun, saat ini kondisi cuaca sedang buruk , saya minta kita semua untuk tetap waspada dan berhati-hati terutama pada malam hari.
”Duka yang mendalam atas musibah tanah longsor ini, bukan hanya masyarakat di Desa Goreng Meni tetapi semua masyarakat Kabupaten Manggarai Timur, Saya meminta kepada seluruh warga yang terdampak agar tetap tabah dan jangan putus asa”. Ujar Bupati Agas
Pemda Manggarai Timur telah mengambil langkah-langkah taktis dan koordinasi lintas sektor untuk penanganan bencana.
“Pemda sudah mengambil langkah awal penanganan bencana, saat ini tim dari BPBD sudah ada di lokasi. Kita juga sudah kordinasi dengan berbagi pihak untuk penanganan awal, seperti TNI, Polri dan sekarang Wakil Bupati lagi dalam perjalanan menuju tempat kejadian”. Lanjut Bupati Agas.
Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD, Agustinus Susanto mengungkapkan bahwa saat ini di lokasi cuaca kurang baik, hujan turun terus dan ada beberapa titik longsor kecil di jalan menuju tempat kejadian.
“Saat ini di lokasi cuaca kurang baik, hujan terus dan ada beberapa titik longsor kecil di jalan, bahan-bahan yang kita sudah siapkan ke warga yang terdampak seperti beras, makanan siap saji, terpal dan air minum kita akan bagikan kepada warga”. Jelas Agustinus
Penulis : Risal Pan
Editor : Ricky























