Ibadah Syukur Natal dan Lepas Sambut Tahun 2025–2026, Gubernur Papua Barat Ajak Keluarga Besar Wondama Jaga Persatuan

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Manokwari — Ikatan Keluarga Besar Wondama (Suku Kuri) di Manokwari, Provinsi Papua Barat, menggelar Ibadah Syukur Perayaan Natal dan Lepas Sambut Tahun 2025–2026 sebagai wujud syukur atas penyertaan Tuhan sekaligus momentum mempererat tali persaudaraan antaranggota keluarga besar Suku Kuri.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Manokwari, Minggu (5/1/2026), dengan mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” yang diambil dari Matius 1:21–24, serta subtema “Semoga terang Natal membimbing kita menuju tahun 2026 yang penuh harapan, kedamaian, dan menjadi berkat bagi sesama.”

Ketua Panitia, George S. Manupapami, dalam laporannya menyampaikan bahwa perayaan Natal dan lepas sambut tahun baru ini bertujuan untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus, meningkatkan iman umat, serta memperkuat kebersamaan dan persaudaraan Ikatan Keluarga Besar Wondama (Suku Kuri) di Manokwari.

Baca Juga  Gubernur Papua Barat Siapkan Rp50 Miliar untuk Program Papua Barat Cerdas

“Makna Natal adalah wujud syukur atas keselamatan dari Tuhan, karena kelahiran Yesus Kristus merupakan bukti nyata kasih karunia Allah bagi umat manusia,” ujar George.

Ibadah syukur tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Gubernur Papua Barat atau yang mewakili, Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) Judson F. Waprak, Ketua Ikatan Suku Kuri Provinsi Papua Barat Yosep Auri, Anggota DPR Papua Barat Fery Auparay, S.Sos, Asisten I Setda Papua Barat Drs. Ortisanz Marini, M.Si, serta keluarga besar Suku Kuri Wondama yang berdomisili di Manokwari.
Selain sebagai ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan kekeluargaan, membangun kerukunan, serta memperkuat solidaritas sosial antaranggota komunitas Suku Kuri Wondama di Papua Barat.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para donatur dan simpatisan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, di antaranya keluarga Markus Waran, Fery Auri, Ferdinandus Waprak, Feri Auparay, dan Ortisanz Marini, serta seluruh panitia dan pihak pendukung atas doa, tenaga, dan dana yang diberikan.

Baca Juga  Sidang Isbat Nikah Terpadu Tahun 2023, 11 Pasutri Mendapat Legalitas

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., yang mengajak seluruh keluarga besar Wondama (Suku Kuri) untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan nilai-nilai budaya sebagai modal penting dalam membangun Papua Barat yang damai dan bermartabat.

“Perayaan Natal merupakan momentum untuk merefleksikan kasih Tuhan melalui kelahiran Yesus Kristus, sekaligus memperkuat semangat damai, persaudaraan, dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Dominggus Mandacan.

Gubernur juga mengapresiasi Ikatan Keluarga Besar Wondama (Suku Kuri) yang telah menyelenggarakan perayaan tersebut dengan penuh hikmat. Menurutnya, menjaga kearifan lokal dan solidaritas sosial sangat penting di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Ia menambahkan bahwa tahun 2025 telah dilalui dengan berbagai tantangan dan pencapaian, sementara tahun 2026 harus disambut dengan semangat baru dan optimisme untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Baca Juga  Gubernur Papua Barat Tegaskan Penertiban Kendaraan Dinas: Tidak Boleh Ada Pemborosan

“Saya berharap di tahun yang baru ini, kita semua dapat bersama-sama membangun Papua Barat yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat, dengan menjadikan nilai budaya dan ajaran agama sebagai landasan dalam setiap langkah pembangunan,” katanya.

Menutup sambutannya, Gubernur Papua Barat menyampaikan Selamat Natal 2025 dan Selamat Tahun Baru 2026, seraya berharap Tuhan senantiasa melimpahkan berkat dan perlindungan bagi masyarakat Papua Barat.

Penulis : Amatus Rahakbauw

Berita Terkait

Akar Melayu Deli, Jadi Kunci Budaya Medan
Gebyar Batu Bara Bertanjak VII Resmi Ditutup
Hari Ke Enam Gebyar Batu Bara Bertanjak Sajikan Debus Kombang Bungo
Pesona Tari Zapin Kreasi Pukau Pengunjung di Semarak Gebyar Batu Bara Bertanjak VII
Masyarakat Patut Bangga, Batu Bara Dalam Minggu ini Menerima Dua Penghargaan Tingkat Nasional
Ribuan Pengunjung Padati Batu Bara Bertanjak, 27 Peserta Adu Kualitas di Lomba Vokal Solo Melayu
Sejumlah Stan UMKM Banjir Rezeki di Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII 2026
Polres Batu Bara Hadiri Opening Ceremony Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Akar Melayu Deli, Jadi Kunci Budaya Medan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Gebyar Batu Bara Bertanjak VII Resmi Ditutup

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Hari Ke Enam Gebyar Batu Bara Bertanjak Sajikan Debus Kombang Bungo

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pesona Tari Zapin Kreasi Pukau Pengunjung di Semarak Gebyar Batu Bara Bertanjak VII

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Masyarakat Patut Bangga, Batu Bara Dalam Minggu ini Menerima Dua Penghargaan Tingkat Nasional

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Hari Santri Nasional 2026, Johansyah Ajak Masyarakat Dukung Pesantren

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:08 WIB

DPRD Murung Raya

Dina Maulidah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Murung Raya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:05 WIB

Budaya

Akar Melayu Deli, Jadi Kunci Budaya Medan

Jumat, 23 Okt 2026 - 23:39 WIB

You cannot copy content of this page