Tersambar KA Sribilah Utama Pria Tidak Dikenal Tewas di Perlintasan Sei Balai

- Penulis

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batu Bara — Seorang pria tidak dikenal tewas tersambar kereta api (KA) Sri Bilah Utama lin Medan – Rantau Prapat dan terlempar ke sungai di Jalur KA Sei Bejangkar – Kisaran tepatnya di KM 140+500 Dusun VI Desa Suko Rejo Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara, Sabtu (3/1/2025) sekira pukul 18.30 WIB.

Berdasarkan keterangan dari masinis
KA Sribilah Utama U54, Mugiono dan
Marjohan warga setempat, melihat seorang pria tidak dikenal berjalan di
di sisi atas jembatan.

Begitu melihat ada orang di atas rel KA, masinis berulangkali masinis membunyikan klakson untuk mengingatkan korban.

Namun korban mengabaikan suara klakson KA hingga tersambar dan terpental serta jatuh ke dalam sungai.
Akibatnya kepala korban terbentur batu dan tewas di dalam sungai.

Baca Juga  Satres Narkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Narkotika di Sei Balai

Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Labuhan Ruku Kompol Cecep Suhendra, Minggu (4/1/2026).

“Iya tadi malam pihak KA melaporkan ada seorang pria tidak dikenal tertabrak KA di jalur Sei Bejangkar – Kisaran. Kita langsung ke TKP bersama tim Inafis Satreskrim Polres Batu Bara,” ujar Cecep.

Ia mengatakan, pihaknya langsung mengamankan tempat kejadian peristiwa (TKP) dengan memasang police line dan mengambil keterangan saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Tim Inafis juga telah melakukan identifikasi mayat dengan cara pengambilan sidik jari dan wajah
namun identitas korban tetap tidak diketahui.

Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD H OK Arya Zulkarnain di Kuala Gunung Kecamatan Datuk Lima Puluh dan dititipkan di instalasi rumah sakit milik Pemkab Batu Bara itu.

Baca Juga  Bapenda Batu Bara Berlayar di Kecamatan Sei Balai

“Kita telah meminta Kepala Desa Suko Rejo untuk membantu menginformasikan kepada aparat desanya dan warga tentang adanya penemuan mayat agar dapat segera ditemukan keluarganya,” tutup Cecep.

Penulis : EP

Berita Terkait

Bansos Turun, Anggaran Makan-Minum Naik, Mahasiswa Banten Protes
Dua Kali Tersambar Petir Saat Melaut, Nelayan Tanjung Tiram Alami Luka Bakar
Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban
Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Sentang Nibung Hangus
Angin Kencang Porak Porandakan Rumah Warga Sei Balai
Kecelakaan di Access Road Inalum Tiga Pelajar Luka-luka

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:55 WIB

Bansos Turun, Anggaran Makan-Minum Naik, Mahasiswa Banten Protes

Senin, 14 September 2026 - 14:54 WIB

Dua Kali Tersambar Petir Saat Melaut, Nelayan Tanjung Tiram Alami Luka Bakar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page