KKB Aniaya dan Tembak Mati Dua Warga Sipil di Puncak Jaya

- Penulis

Jumat, 18 Juli 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Puncak Jaya – Dua warga sipil jadi sasaran penganiayaan dan penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (12/7/2025).

Korban pertama berprofesi sopir ojek bernama Syafaruddin asal Makasar, Sulawesi Selatan, ia dianiaya hingga meninggal dunia yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Jasad korban ditemukan di dalam jurang yang dipenuhi bekas luka di kepala dan kaki.

“Telah terjadi aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam hingga meninggal dunia yang diduga kuat dilakukan oleh kelompok KKB pimpinan Lekagak Telenggen terhadap seorang warga sipil yang berprofesi sebagai tukang ojek. ,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani kepada wartawan, Sabtu (12/7/2025).

Baca Juga  Kapolri Rombak Jabatan Strategis Dilingkungan Korps Brimob

Brigjen Pol Faizal Ramadhani dalam keterangannya mengatakan, personel Satgas Ops Damai Cartenz bersama personel TNI berhasil mengevakuasi korban dengan menempuh jalur yang cukup ekstrem menuruni jurang sedalam 500 meter.

“Jenazah korban KKB tiba di RSUD Mulia untuk dilakukan pemeriksaan medis, dan selanjutnya akan dipulangkan ke kampung halaman di Makassar,” bebernya.

Korban kedua, seorang warga Edi Hermanto (39) tewas ditembak anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) saat sedang asyik minum kopi di dalam rumahnya di kawasan Pasar Sentral, Puncak Jaya, Sabtu (12/7) sekitar pukul 19.29 WIT.

Saat itu, kedua pelaku datang ke rumah korban dan mengetuk jendela. Pada saat korban membuka jendela, salah satu pelaku langsung menembaknya dari jarak dekat.

“Korban tewas ditembak saat tengah menikmati kopi di dalam rumahnya ketika dua OTK datang dan mengetuk jendela. Saat korban membuka jendela, salah satu pelaku langsung menembaknya dari jarak dekat,” ucap Kaops Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani kepada wartawan, Minggu (13/7/2025).

Baca Juga  Mantan Birokrat Batu Bara Apresiasi Kinerja Kapolres & Sat Narkoba: "Tembak Mati" Para Bandar Jika Perlu

Korban mengalami luka tembak dibagian pelipis mata kiri yang menembus ke bagian belakang kepala. Suara tembakan yang dilakukan pelaku sontak membuat situasi di sekitar lokasi mendadak mencekam. Setelah menembak korban, Kedua pelaku kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor.

“Setelah kejadian, kedua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor,” bebernya.

Personel gabungan dari Polres Puncak Jaya dan Satgas Ops Damai Cartenz yang menerima informasi dari masyarakat kemudian langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Area sekitar lokasi juga langsung diamankan petugas.

Brigjen Pol Faizal mengungkapkan, dua pelaku diduga kuat merupakan anggota KKB pimpinan Paku Wanimbo. Mereka diketahui kerap membawa senjata api dan pernah melakukan aksi serupa.

Baca Juga  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Menghadiri ibadah dan Perayaan Natal Mabes Polri tahun 2023

“Berdasarkan informasi yang didapat, KKB Paku Wanimbo diketahui bergerak bersama Oni Mamberamo dan Ombak Enumbi, yang telah menunjukkan aktivitas mencurigakan di wilayah Pasar Baru dan sekitarnya. Kelompok ini juga diketahui membawa senjata api dan pernah melakukan aksi serupa sebelumnya,” katanya.

Ia menegaskan penyelidikan sedang dilakukan secara intensif. Dia pun mengecam aksi keji yang dilakukan oleh anggota KKB pimpinan Paku Wanimbo.

“Kami akan terus memburu pelaku sampai mereka tertangkap dan diproses secara hukum. Kami mengecam keras aksi kekerasan terhadap warga sipil,” tegasnya.

Penulis : Tempotimur

Berita Terkait

Prabowo Bahas Penataan BUMN, 290 Perusahaan Disebut Telah Ditutup
Dina Maulidah Dorong Budaya Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi dan Pariwisata Murung Raya
Dina Maulidah Minta Pemkab Murung Raya Siapkan Antisipasi Hadapi Kemarau Ekstrem
Sutrisno Minta Pemerintah Antisipasi Kekurangan Air Bersih
DPRD Murung Raya Dukung Pelatihan Anyaman Rotan di Kecamatan Permata Intan
Kakorlantas Polri Minta Jajaran Matangkan Penerapan Zero ODOL 2027
Perempuan Bangsa Kalteng Bagikan 1.000 Masker dan Air Mineral di Tengah Kabut Asap
Pemkab Murung Raya Matangkan Kerja Sama dengan Kantor Pertanahan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:09 WIB

Prabowo Bahas Penataan BUMN, 290 Perusahaan Disebut Telah Ditutup

Minggu, 6 September 2026 - 00:26 WIB

Dina Maulidah Dorong Budaya Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi dan Pariwisata Murung Raya

Sabtu, 5 September 2026 - 02:46 WIB

Dina Maulidah Minta Pemkab Murung Raya Siapkan Antisipasi Hadapi Kemarau Ekstrem

Sabtu, 5 September 2026 - 02:44 WIB

Sutrisno Minta Pemerintah Antisipasi Kekurangan Air Bersih

Sabtu, 5 September 2026 - 00:35 WIB

DPRD Murung Raya Dukung Pelatihan Anyaman Rotan di Kecamatan Permata Intan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page