Penemuan Mayat di Teras Rumah Gegerkan Warga Desa Sipare-pare

- Penulis

Senin, 6 Januari 2025 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batu Bara —  Penemuan mayat sempat menggegerkan warga Desa Sipare-pare, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara. Seorang pria berusia 30 tahun terbujur kaku tak bernyawa, diketahui bernama Komeng, yang diduga menderita gangguan jiwa (ODGJ).

Jenazah ditemukan tak bernyawa di teras rumah milik ibu Syamsiah pada Minggu pagi, 5 Januari 2025, sekitar pukul 06.30 WIB.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Syamsiah, 62 tahun, seorang wiraswasta, yang setelah terbangun pagi dan membuka jendela rumahnya, melihat tubuh seseorang tergeletak di depan rumah.

Kemudian ia pun segera memberitahukan kepada saksi lain, Abdullah (69 tahun), warga setempat, yang kemudian mendatangi lokasi kejadian. Setelah memeriksa tubuh korban, keduanya mendapati bahwa Komeng telah meninggal dunia.

Baca Juga  Rumah di Batu Bara Terbakar Tengah Malam, Polsek Lima Puluh Lakukan Penyelidikan

Keduanya segera melaporkan temuan tersebut kepada Kepala Dusun setempat dan dilanjutkan ke pihak kepolisian. Kapolsek Indrapura, AKP Reynold Silalahi SH, melalui Kanit Reskrim, IPTU M. Siregar, bersama tiga anggota, langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Dari hasil identifikasi sementara, diketahui bahwa Komeng mengalami depresi berat dan telah lama menderita gangguan jiwa. Meskipun diduga meninggal karena sakit, pihak kepolisian melakukan visum luar untuk memastikan penyebab kematiannya. Hasil visum menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, memperkuat dugaan bahwa kematiannya akibat kondisi kesehatan.

Selanjutnya, Jenazah Komeng dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Batu Bara untuk pemeriksaan lebih lanjut dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga. Pihak keluarga juga mengonfirmasi bahwa almarhum selama ini mengalami depresi, dan telah menerima kenyataan atas kepergiannya.

Baca Juga  Diskop UKM Perindag Murung Raya Matangkan Rencana Promosikan Produk Lokal ke Luar Daerah

Pihak kepolisian akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan menyelesaikan proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, masyarakat setempat merasa kehilangan atas kejadian ini, dan memohon kepada pihak berwenang untuk segera memberikan penjelasan lengkap terkait penyebab kematian korban.

 

(Red)

Berita Terkait

Pria 25 Tahun di Ciputat Diduga Akhiri Hidup, Keluarga Tolak Autopsi
Penanganan Stunting di Murung Raya Difokuskan pada 15 Desa Prioritas
Bupati Batu Bara Tepung Tawari Jemaah Calon Haji 1447 H
Rudolf Womsiwor Kritik Program MBG, Tegaskan Anggaran Pendidikan 20 Persen Sesuai UUD 1945 Harus Tepat Sasaran
Lapas Labuhan Ruku Perketat Pengawasan, Kalapas Tegaskan Tidak Ada Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli 
Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang
DPRD Murung Raya Studi Banding ke Surabaya untuk Perkuat Rekomendasi 2025
Akademisi Nilai Studi Rekolonisasi di Area Operasional AMMAN Tunjukkan Tren Positif bagi Ekosistem Laut

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 21:21 WIB

Pria 25 Tahun di Ciputat Diduga Akhiri Hidup, Keluarga Tolak Autopsi

Senin, 20 April 2026 - 20:16 WIB

Penanganan Stunting di Murung Raya Difokuskan pada 15 Desa Prioritas

Senin, 20 April 2026 - 16:34 WIB

Bupati Batu Bara Tepung Tawari Jemaah Calon Haji 1447 H

Senin, 20 April 2026 - 12:46 WIB

Rudolf Womsiwor Kritik Program MBG, Tegaskan Anggaran Pendidikan 20 Persen Sesuai UUD 1945 Harus Tepat Sasaran

Senin, 20 April 2026 - 12:18 WIB

Lapas Labuhan Ruku Perketat Pengawasan, Kalapas Tegaskan Tidak Ada Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli 

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page