Manggarai,NTT — TempoTimur.com
Desa Bangka Ruang dan Desa Wae Mantang , yang terletak di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai akhirnya akan memiliki akses jalan yang lebih baik setelah pengerjaan lapen (lapangan) antara kedua Desa dimulai, Jum’at, (6/12/2025) siang.
Pengerjaan ini merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur Desa yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Lapen yang menghubungkan Desa Bangka Ruang dan Desa Wae Mantang ini memiliki panjang sekitar 830 meter dan lebar 3 meter. Pengerjaan lapen ini diharapkan dapat memudahkan akses warga kedua Desa untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti pergi ke Kota dan tempat kerja.
”Kami sangat berharap pengerjaan lapen ini dapat selesai tepat waktu dan hasilnya sesuai dengan harapan,” ujar masyarakat Desa Wae Mantang yang tidak mau sebutkan namanya.
Pengerjaan lapen ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga kedua Desa, karena akses jalan yang lebih baik akan memudahkan warga untuk menjual hasil pertanian dan produk lainnya ke kota.
Pengerjaan lapen ini diperkirakan akan selesai dalam waktu 1 bulan dan akan menggunakan anggaran sebesar Rp 494.000.000 juta. Warga Desa Wae Mantang sangat mengapresiasi upaya pemerintah Kabupaten Manggarai dalam meningkatkan infrastruktur Desa.
”Kami apresiasi kepada Bapak Bupati Manggarai, dan semua pihak yang sudah berjuang keras untuk pengerjaan lapen ini, pada saat pengerjaan hari pertama saya ada di tempat, jadi saya melihat langsung kualitas aspalnya, sesuai dengan prosedur. ” Ujarnya lagi .
Sementara itu kontraktor pelaksana lapen yang menghubung Desa Bangka Ruang dan Wae Mantang Marselinus Janggur menyampaikan kita apresiasi kepada Pemerintah Manggarai karena teralisasi usulan masyarakat meskipun bangun dari keterbatasan anggaran dampak dari efisiensi pemerintah pusat.
Kita juga berharap agar tahun 2026 bisa dilanjutkan kembali sampai dusun Muwur Desa Wae Mantang sebab masih banyak titik kritis yang harus di tangani.
”kita apresiasi kepada Pemerintah Manggarai karena teralisasi usulan masyarakat meskipun bangun dari keterbatasan anggaran dampak dari efisiensi pemerintah pusat”. Beber Marselinus
Ia menambahkan, ” Kita juga berharap agar tahun 2026 bisa dilanjutkan kembali sampai dusun Muwur Desa Wae Mantang sebab masih banyak titik kritis yang harus di tangani”. Ucap Marselinus Janggur melalui pesan WhatsApp
Kontributor: Risal
Editor : Ricky
Penulis : Ricky






















