Pelatihan Pembuatan Bahan Lokal Dorong Kemandirian Ekonomi di Teluk Bintuni

- Penulis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MANOKWARI — Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Barat menggelar Pelatihan Pembuatan Bahan Lokal Tahun 2025 di Balai Kampung Argosimerai, Kabupaten Teluk Bintuni, pada Rabu, 16 Oktober 2025.
Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Teluk Bintuni, dan dihadiri oleh pejabat eselon II, III, dan IV dari dinas terkait, serta puluhan peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

Dalam sambutan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang dibacakan oleh Plt. Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Papua Barat, Sani Irianti Werimon, S.Sos., M.Ec.Dev., disampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan tersebut sangat relevan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya perempuan Papua Barat.

Baca Juga  Penggunaan Merkuri di Halsel, Pernyataan Agil Lebih Penting Dari Instruksi Presiden

“Kabupaten Teluk Bintuni dianugerahi kekayaan alam yang melimpah, termasuk potensi udang yang luar biasa. Pelatihan ini menjadi jawaban bagaimana kita mengubah bahan mentah menjadi produk olahan yang inovatif dan bernilai ekonomi,” ujar Werimon membacakan sambutan Gubernur.

Salah satu fokus pelatihan kali ini adalah pembuatan pentolan bakso udang, sebagai langkah inovatif dalam memanfaatkan hasil laut lokal menjadi produk kuliner khas Bintuni.

“Bakso adalah makanan populer. Dengan sentuhan udang lokal, kita ciptakan produk khas Bintuni yang memiliki cita rasa unik. Ini bukan sekadar keterampilan membuat makanan, tetapi juga langkah menuju kemandirian ekonomi keluarga,” tambahnya.

Gubernur juga berpesan agar peserta terus berinovasi dan mengembangkan berbagai olahan berbasis hasil laut lainnya. Ia mendorong peserta untuk memanfaatkan pelatihan sebagai modal awal membangun jaringan usaha, serta memasarkan produk hingga ke pasar Bintuni dan sekitarnya.

Baca Juga  Jalankan Program TJSL, PT. Inalum Salurkan 16 Laptop ke Sekolah di Samosir

“Saya berharap ibu-ibu peserta pelatihan dapat memanfaatkan ilmu yang diberikan dengan sungguh-sungguh. Bangun jaringan usaha, saling mendukung, dan kembangkan produk lokal agar dikenal luas,” pesannya.

Lebih lanjut, Gubernur Mandacan meminta pemerintah daerah dan perangkat terkait memberikan pendampingan berkelanjutan, mulai dari perizinan, pengemasan, hingga akses permodalan, agar produk olahan khas Bintuni dapat menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga luar Papua Barat.

“Dari dapur kecil di rumah, bisa lahir produk kuliner khas Papua Barat yang dikenal luas. Dari tangan-tangan ibu-ibu, bisa tumbuh usaha mikro yang menopang ekonomi keluarga dan menjadi fondasi pembangunan daerah ke depan,” tuturnya.

Acara diakhiri dengan pembukaan resmi pelatihan oleh Plt. Kepala Dinas Disnakertrans Papua Barat, Sani Irianti Werimon, yang ditandai dengan penekanan tombol sirene dan doa bersama.

Baca Juga  Presiden Joko Widodo Temui Kumpulan Investor Brunei Darussalam

“Dengan pertolongan Allah Yang Maha Kasih, pada hari ini, Rabu, 16 Oktober 2025, kegiatan Pelatihan Pembuatan Bahan Lokal Tahun 2025 saya buka secara resmi. Semoga kegiatan ini menjadi momentum bagi masyarakat Teluk Bintuni untuk mengembangkan potensi lokal sebagai kekuatan utama dalam meningkatkan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya.

 

Penulis : Amatus Rahakbauw

Berita Terkait

Arus Balik Meledak di Fakfak, KM Tatamailau dan KM Labobar Dipenuhi Penumpang
Gas Elpiji 3 Kg Langka Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah
Silas Warfandu Ajak Masyarakat Menjaga Pelabuhan Fakfak Tetap Aman Tertib, dan Bebas Pungli.
Lapas Labuhan Ruku Resmikan Gerai Produk UMKM di Kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan
Pelindo Fakfak Siap Hadapi Angkutan Lebaran 2026
Komisi VI DPR RI Tinjau Smelter Aluminium Mempawah dan SGAR Fase II, Kawal Hilirisasi Nasional
INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:32 WIB

Arus Balik Meledak di Fakfak, KM Tatamailau dan KM Labobar Dipenuhi Penumpang

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:41 WIB

Gas Elpiji 3 Kg Langka Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:24 WIB

Silas Warfandu Ajak Masyarakat Menjaga Pelabuhan Fakfak Tetap Aman Tertib, dan Bebas Pungli.

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:58 WIB

Lapas Labuhan Ruku Resmikan Gerai Produk UMKM di Kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan

Senin, 2 Maret 2026 - 10:42 WIB

Pelindo Fakfak Siap Hadapi Angkutan Lebaran 2026

Berita Terbaru

Daerah

Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:29 WIB

DPRD Murung Raya

Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:23 WIB

You cannot copy content of this page