
Asahan — Kasus pelajar SMAN 2 Kisaran diduga keracunan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis tidak boleh dipandang dengan kuantitatif. Satu kasus keracunan pun harus ditindaklanjuti serius oleh pemerintah agar program andalan Presiden Prabowo Subianto ini bisa mencapai tujuan.
Di ketahui puluhan siswa SMAN 2 Kisaran secara bersamaan tidak masuk ke sekolah akibat mengalami sakit seperti pening, mual, muntah dan sakit perut.
Hal tersebut dibenarkan oleh Plt Kepala SMAN 2 Kisaran, Jainuddin Sinaga saat dikonfirmasi saat berada di kantor kacapdis di jalan Turi kelurahan Mekar baru kecamatan kisaran barat kabupaten Asahan Sumatera Utara.kamis (04/09/2025)
“sebanyak 25 pelajar yang diduga mengalami kondisi sakit seperti pening, mual, muntah dan sakit perut,” jelasnya.
Jainudin Sinaga tidak bisa memastikan apa siswa yang mengalami hal seperti di atas keracuna setelah memakan makanan program makan gizi geratis (BMG).
“Saya tidak bisa memastikan apa kah siswa yang mengalami gejala seperti di yang di maksud efek dari setelah memakan BMG, ” Ucap jainudin Sinaga
Untuk mengklarifikasi hal tersebut awak media berusaha mengkonfirmasi petugas Badan Gizi Nasional yang kebetulan berada di kantor kacapdis, namun pihak badan gizi nasional tidak mau di konfirmasi, langsung meninggal kan kantor kacapdis seolah takut bobroknya terbongkar.
Penulis : Edi Surya

















