Manokwari — Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Tim Penggerak PKK akan memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 pada 8–12 Maret 2025 di Manokwari. Kegiatan ini sebelumnya dijadwalkan pada 1 Maret, namun dimajukan menyesuaikan rencana dan kesiapan panitia.
Peringatan HKG PKK tahun ini mengusung tema “Bersama PKK Mewujudkan Cita-Cita Indonesia Emas”. Tema tersebut menekankan pentingnya peran PKK sebagai penggerak perubahan sosial berbasis keluarga, peningkatan kapasitas kader, serta memperkuat sinergi strategis untuk pembangunan berkelanjutan.ujar Ibu Gubernur Papua Barat Selaku Ketua Tim Penggrak PKK papua Barat Ny Julian A Mandacan saat di konfirmasi Jurnalis Tempo.Timur.com melalui Via Whatsapp Kamis siang 22 Agustus 2025 WIT mengatakan.
Ketua Tim Penggerak PKK Papua Barat menyampaikan, kegiatan HKG tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diarahkan agar memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Beberapa agenda utama yang akan dilaksanakan meliputi:
1. Aksi Sosial
Pelayanan kesehatan gratis bagi ibu hamil dan balita.
Pengobatan massal.
Pemberian makanan tambahan bergizi.
Administrasi kependudukan dan pelayanan keluarga Indonesia sehat.
2. Kegiatan Edukasi
Penyuluhan untuk pelajar tentang Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba (KRISA).
Edukasi gizi seimbang dan makanan sehat.
Pendidikan seks untuk membentuk generasi tangguh, sehat, dan kuat di masa depan.
3. Penguatan Pangan
Program Desa Peduli Inflasi melalui gerakan menanam tanaman pangan lokal.
4. Gelar Produk Lokal
Pameran usaha masyarakat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
5. Pembinaan Organisasi dan Kader PKK
Pelatihan kader agar lebih berdaya dalam melaksanakan 10 program pokok PKK.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan ini, termasuk melalui pengalokasian anggaran agar seluruh agenda berjalan efektif.
“Peringatan HKG PKK ke-53 ini bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat peran keluarga dalam membangun bangsa, dimulai dari Papua Barat,” ujar Gubernur.
Melalui peringatan ini, PKK Papua Barat diharapkan mampu terus berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan keluarga, serta ikut mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K



















