Pdt. Alexander Maniani: Pariwisata Berkelanjutan Buka Peluang Peningkatan Ekonomi bagi Orang Asli Papua

- Penulis

Senin, 28 Juli 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Sorong  — Pariwisata yang dikelola secara berkelanjutan dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi bagi masyarakat Asli Papua. Hal ini disampaikan oleh Pdt. Alexander Maniani, S.Th., Gembala Jemaat GPdI Alfa Omega Sorong, saat dikonfirmasi jurnalis TempoTimur.com melalui pesan WhatsApp pada Senin malam (28/7/2025) pukul 20.50 WIT.

Menurut Pdt. Alexander, sektor pariwisata tidak hanya membuka peluang peningkatan pendapatan melalui penjualan produk lokal dan jasa wisata, tetapi juga berdampak pada banyak aspek sosial dan budaya.

“Pariwisata dapat membuka peluang bagi orang Asli Papua untuk meningkatkan pendapatan mereka melalui penjualan produk lokal, jasa wisata, dan lain-lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan berbagai manfaat dari pariwisata berkelanjutan, antara lain:

Baca Juga  Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Normalisasi Drainase di Kecamatan TBS dan Datuk Bandar

Penciptaan Lapangan Kerja
Pariwisata mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat, baik secara langsung (sebagai pemandu wisata, pengrajin, pelaku usaha) maupun tidak langsung.

Pelestarian Budaya
Dengan mempromosikan keunikan budaya Papua, pariwisata dapat mendorong pelestarian tradisi dan warisan budaya lokal.

Peningkatan Kesadaran Budaya dan Lingkungan
Pariwisata dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian budaya serta lingkungan alam.

Pengelolaan Lingkungan
Praktik-praktik pariwisata yang ramah lingkungan dapat membantu memperbaiki dan menjaga kualitas lingkungan hidup.

Peningkatan Kapasitas SDM
Melalui pelatihan dan keterlibatan dalam industri pariwisata, masyarakat Asli Papua dapat meningkatkan keterampilan dan kapasitas mereka dalam mengelola usaha pariwisata secara mandiri.

Pemberdayaan Masyarakat
Pariwisata memberi kesempatan kepada masyarakat lokal untuk mengelola dan mengontrol sumber daya alam serta budaya mereka secara langsung.

Baca Juga  Bupati Zahir bersama Kapolda Sumut Tinjau Arus Balik Nataru

Meski demikian, Pdt. Alexander mengingatkan pentingnya pengelolaan yang bijak dan berkelanjutan.

“Penting untuk memastikan bahwa pengembangan pariwisata dilakukan secara bertanggung jawab agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya.

 

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

Fraksi KDRI Tagih Audit Batra Berjaya, Fraksi KPN Sentil PDAM: Air Mati Jangan Dilupakan
Said Iqbal Berpeluang Masuk Kabinet, Istana Minta Publik Tunggu Pengumuman Resmi
Bupati Baharuddin Komitmen Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan
Bupati Batu Bara Hadiri Pelantikan Pengcab JMSI Batu Bara Periode 2026 – 2029
Pemprov Papua Barat Sambut Kunjungan Konselor Kedutaan Australia, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Inklusif
Festival Budaya Isen Mulang 2026, Barito Utara Juara Umum
Mewakili Wali Kota, Sekda Tanjung Balai Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026
Pastikan Pelayanan Publik Hadir hingga ke Desa, Wabup Syafrizal Tinjau Langsung Pelaksanaan Program Berlayar

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:09 WIB

Fraksi KDRI Tagih Audit Batra Berjaya, Fraksi KPN Sentil PDAM: Air Mati Jangan Dilupakan

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:34 WIB

Said Iqbal Berpeluang Masuk Kabinet, Istana Minta Publik Tunggu Pengumuman Resmi

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:22 WIB

Bupati Baharuddin Komitmen Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:46 WIB

Bupati Batu Bara Hadiri Pelantikan Pengcab JMSI Batu Bara Periode 2026 – 2029

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:59 WIB

Pemprov Papua Barat Sambut Kunjungan Konselor Kedutaan Australia, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Inklusif

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page