Pimpin Upacara Peringatan Harganas ke-32, Sekda Tanjungbalai Tekankan Keluarga Jadi Pilar Utama Menuju Generasi Emas 2045

- Penulis

Selasa, 1 Juli 2025 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tanjungbalai — Sekretaris Daerah (Sekda) Nurmalini Marpaung memimpin apel peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tahun 2025 di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (30/6/2025) pagi. Apel ini menjadi momentum refleksi peran strategis keluarga dalam mewujudkan pembangunan bangsa.

Dalam apel tersebut, Nurmalini yang bertindak sebagai pembina membacakan sambutan tertulis Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd.

“Harganas bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi kolektif atas peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan nasional,” Ujar Nurmalini.

Mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya ketahanan keluarga untuk mencetak generasi unggul. Nurmalini menyampaikan bahwa keluarga harmonis akan melahirkan generasi yang berkualitas, berakhlak, dan mampu bersaing secara global.

Ia juga menyinggung tantangan menuju Indonesia Emas 2045, seperti perubahan iklim, kesenjangan sosial, dan revolusi teknologi, sembari menekankan peluang besar berupa bonus demografi dan kemajuan teknologi

Baca Juga  Sejumlah Kepala Dinas di Pemkab Murung Raya Mengalami Pergantian

“Pembangunan keluarga adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa. Keluarga yang tangguh membentuk negara yang tangguh,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nurmalini juga menekankan beberapa fokus prioritas yang menjadi tanggung jawab bersama, antara lain. Peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan keluarga. Pendidikan yang baik menjadi bekal keluarga untuk beradaptasi dan bersaing secara sehat di tengah perkembangan zaman. Namun, ia juga mengingatkan agar penggunaan gawai tidak mendominasi interaksi di dalam rumah.

Hari ini, kita harus waspada. Handphone ibarat keluarga baru. Jangan sampai teknologi yang mengatur kita. Kitalah yang harus bijak mengatur teknologi,” tambahnya.

Selain itu, peningkatan kualitas kesehatan keluarga. Penekanan diberikan pada pencegahan stunting, pemenuhan gizi seimbang, dan perhatian serius pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan sebagai fondasi tumbuh kembang generasi mendatang.

Serta, penguatan ekonomi keluarga.
Pemerintah mendorong keluarga memiliki fondasi ekonomi yang memadai agar mampu memenuhi kebutuhan dasar, termasuk kesiapan penduduk lanjut usia (lansia) agar tetap sehat dan produktif di usia senja.

Baca Juga  Walikota Waris Tholib Hadiri Survey Re Akreditasi Kampung Persatuan

Keberhasilan pembangunan keluarga memerlukan kerja sama multipihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga stakeholder lain, melalui integrasi kebijakan dan penguatan anggaran yang prokeluarga,” ucapnya lagi.

Lebih lanjut, Nurmalini memaparkan sebagai langkah konkret, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN memiliki lima program strategis Quick Win, yaitu:

GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) Upaya gotong royong dengan menjembatani donasi dan pendampingan kepada 1 juta keluarga berisiko stunting di seluruh Indonesia. Dalam hal ini program orangtua asuh telah digiatkan melalui para ASN di lingkungan Kecamatan dan Kelurahan Se Kota Tanjungbalai.

TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak)
Penyediaan layanan penitipan anak yang terstandarisasi bagi keluarga pekerja, sekaligus menjawab fenomena child free.

Baca Juga  Walikota Tanjungbalai Mengunjungi Masyarakat Ibu Sri Wahyuni Yang Terbaring Sakit

GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) Gerakan yang mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan anak, pendampingan remaja, dan pembentukan karakter generasi muda.

SIDAYA (Lansia Berdaya) Pendampingan lansia agar tetap sehat, mandiri, dan produktif sesuai minat dan potensi.

“Serta Super Apps Keluarga, Platform digital terpadu untuk layanan informasi, konsultasi, serta data keluarga secara daring,” tuturnya.

Menutup sambutan, Nurmalini mengajak seluruh komponen bangsa menjadikan peringatan Harganas ke-32 sebagai momentum memperkuat kolaborasi, inovasi, dan keberpihakan kebijakan kepada keluarga.

Karena membangun Indonesia Emas 2045 dimulai dari keluarga yang hari ini kita dampingi dan berdayakan.

“Mari kita jadikan keluarga sebagai pilar utama dalam membangun masyarakat yang sehat, sejahtera, dan tangguh,” pungkasnya.

Acara apel berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran pejabat Pemerintah Kota Tanjungbalai, Para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, ASN, Staf PLKB dan Kepala Lingkungan.

Penulis : Taufik

Berita Terkait

Festival Budaya Isen Mulang 2026, Barito Utara Juara Umum
Mewakili Wali Kota, Sekda Tanjung Balai Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026
Pastikan Pelayanan Publik Hadir hingga ke Desa, Wabup Syafrizal Tinjau Langsung Pelaksanaan Program Berlayar
Sesuai Arahan Sekda Papua Barat, Biro Umum Setda Cek Fasilitas Pos Penjagaan Kantor Gubernur
Sekda Papua Barat: Tata Kelola Arsip Jadi Kunci Akuntabilitas Pemerintahan Menuju Indonesia Emas 2045
Pemko Tanjung Balai Dukung Pemanfaatan Gas Bumi Melalui Percepatan Pembangunan Pipa Gas Bumi Sumatera Utara-Riau
Pemko Tanjung Balai Raih Piagam Penghargaan Dari BBPSU
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Bersama Satgas Tinjau Dua Dapur SPPG

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:34 WIB

Festival Budaya Isen Mulang 2026, Barito Utara Juara Umum

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:56 WIB

Mewakili Wali Kota, Sekda Tanjung Balai Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:29 WIB

Pastikan Pelayanan Publik Hadir hingga ke Desa, Wabup Syafrizal Tinjau Langsung Pelaksanaan Program Berlayar

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:12 WIB

Sesuai Arahan Sekda Papua Barat, Biro Umum Setda Cek Fasilitas Pos Penjagaan Kantor Gubernur

Senin, 18 Mei 2026 - 12:58 WIB

Sekda Papua Barat: Tata Kelola Arsip Jadi Kunci Akuntabilitas Pemerintahan Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page