Gubernur Papua Barat Tegur Keras Pejabat yang Kuasai 5 Mobil Dinas: Ini Bukan Kerajaan!

- Penulis

Senin, 16 Juni 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Manokwari — Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, melontarkan peringatan keras kepada pejabat yang menyalahgunakan fasilitas negara.

Dalam apel gabungan di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Senin pagi (16/6/2025), Gubernur mengungkap adanya seorang Kepala Bagian di Sekretariat DPR Papua Barat yang menguasai lima unit mobil dinas—sebuah tindakan yang tidak dapat ditolerir.

“Ada pejabat yang pegang lima mobil dinas. Bahkan salah satunya Fortuner, padahal Fortuner itu standar untuk Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda. Kepala Bagian kok bisa pakai juga? Ini kelewatan!” tegas Gubernur.

Gubernur menjelaskan bahwa mobil dinas jenis Fortuner hanya diperuntukkan bagi Wakil Ketua I dan II DPRD yang belum memiliki kendaraan dinas.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Tanjungbalai Dukung Sukseskan Program Sekolah Rakyat 

Jika ada kelebihan, bisa dipertimbangkan untuk Ketua Fraksi atau Ketua Komisi DPRD yang belum mendapatkan jatah. Namun bukan untuk Kepala Bagian, apalagi sampai lima mobil dinas dalam kendali satu orang.

“Kalau mobil pribadi, silakan. Tapi jangan main serobot kendaraan negara. Pak Sekwan tolong tertibkan, satu orang satu mobil dinas, cukup!” tegasnya.

Tak hanya di Sekretariat DPR, Gubernur juga menyinggung penyalahgunaan kendaraan dinas di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja.

Ironisnya, tiga unit mobil hadiah dari Paritrana Awards yang diraih Pemprov Papua Barat selama tiga tahun terakhir juga raib entah ke mana.

“Kalau negara kasih penghargaan, mobil itu bukan untuk dipakai pribadi. Itu aset negara, untuk operasional, bukan koleksi pribadi pejabat,” kata Gubernur dengan nada tinggi.

Baca Juga  Gubernur Papua Barat Riding Bersama Kodam XVIII/Kasuari dan Ikut Latihan Menembak di Yonif 761/Warmare

Sebagai bentuk ketegasan, Gubernur menginstruksikan seluruh kendaraan dinas berlebih yang dikuasai oleh oknum-oknum di lingkungan Pemprov Papua Barat untuk ditarik kembali.

Ia meminta Sekretaris Daerah, Kepala BPKAD, dan para pimpinan OPD menindaklanjuti instruksi ini tanpa kompromi.

“Saya tidak main-main. Mulai hari ini, kendaraan dinas berlebihan harus ditarik. Papua Barat bukan tempat berburu fasilitas negara!” tutupnya.

 

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

Polsek Talawi dan Pemerintah Kecamatan Door to Door Datangi Rumah Remaja Terlibat Tawuran di Tanjung Tiram
Bupati Batu Bara Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir
Bupati dan Ketua DPD PAN Batu Bara Hadiri Pembukaan Festival Hadroh, Semarakkan HUT RI ke-81 dan HUT PAN ke-28
Bupati Batu Bara Dorong Penguatan Satu Data Indonesia untuk Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran
Bupati Batu Bara Hadiri Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria Sumatera Utara Tahun 2026
Bupati Batu Bara Pimpin Rakor Forkopimda, Perkuat Sinergi untuk Keamanan dan Pembangunan Daerah
Wali Kota Sambangi Kontingen Jamnas XII Kota Tanjung Balai di Cibubur Beri Motivasi 
Terima Pengurus Baru PPSI Kota Tanjung Balai Dilantik, Wakil Wali Kota Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:09 WIB

Polsek Talawi dan Pemerintah Kecamatan Door to Door Datangi Rumah Remaja Terlibat Tawuran di Tanjung Tiram

Senin, 7 September 2026 - 16:56 WIB

Bupati Batu Bara Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir

Sabtu, 5 September 2026 - 17:49 WIB

Bupati dan Ketua DPD PAN Batu Bara Hadiri Pembukaan Festival Hadroh, Semarakkan HUT RI ke-81 dan HUT PAN ke-28

Jumat, 4 September 2026 - 13:54 WIB

Bupati Batu Bara Dorong Penguatan Satu Data Indonesia untuk Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran

Kamis, 3 September 2026 - 00:48 WIB

Bupati Batu Bara Hadiri Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria Sumatera Utara Tahun 2026

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page