Wasior, Papua Barat — Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Teluk Wondama akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) III sekaligus pelantikan pengurus baru pada 28–29 Juni 2025 di Wasior.
Kegiatan ini menjadi momen penting untuk menyusun program prioritas dan memilih Ketua KKSS periode 2025–2030.
Plt. Ketua KKSS Teluk Wondama, Baso Daeng, SP., M.Si., yang didampingi oleh Sekretaris, Rufaiman Latief,Kepada Awak Media Kamis ( 12/6/2025),WIT menyampaikan bahwa panitia pelaksana yang terdiri dari Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) tengah merampungkan berbagai persiapan.
“Kami sudah melakukan audiensi dengan Bupati Teluk Wondama dan mendapatkan dukungan penuh. Panitia saat ini bekerja keras untuk memastikan pelaksanaan Musda berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga KKSS maupun masyarakat Wondama secara umum,” ujar Baso.
Musda ini mengusung dua agenda utama, yaitu:
1. Penyusunan Kerangka Program Prioritas KKSS Teluk Wondama, dan
2. Pemilihan Ketua KKSS Teluk Wondama Periode 2025–2030.
Meskipun proses pendaftaran calon ketua belum dibuka, dinamika internal menunjukkan adanya kemungkinan lebih dari satu kandidat yang akan maju dalam pemilihan.
Menurut Baso Daeng, yang juga akademisi Universitas Papua dan Wakil Ketua KNPI Papua Barat, Musda bukan sekadar ajang suksesi.
“Musda ini adalah forum konsolidasi dan penyegaran semangat kolektif. Kami ingin proses berlangsung demokratis dan berintegritas, dengan tetap menjaga nilai persaudaraan di antara warga Sulawesi Selatan di tanah Wondama,” tegasnya.
Kegiatan ini dijadwalkan akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk:
Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Provinsi Papua Barat,
Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama,
Tokoh paguyuban dan masyarakat,
Pilar-pilar KKSS, serta
Para tamu undangan lainnya.
Baso menegaskan bahwa KKSS harus menjadi mitra strategis pembangunan daerah dan perekat sosial di tengah keberagaman.
“KKSS tidak boleh terjebak dalam urusan internal semata. Kita harus hadir, berdampak, dan berkontribusi dalam pembangunan serta menjadi sahabat bagi semua paguyuban di Wondama,” jelasnya.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K





















