Tim Gabungan Temukan 6 Orang dari 19 Korban Bencana Banjir Bandang dan Longsor

- Penulis

Senin, 19 Mei 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Manokwari —  Enam korban banjir bandang di Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, berhasil ditemukan oleh tim gabungan yang terdiri dari 73 personel TNI-Polri dan instansi terkait.

Bencana ini terjadi di kawasan Kali Meyof, Kampung Jim (Meyes), Distrik Catubouw, Senin, 19 Mei 2025.

Banjir bandang dan longsor melanda Distrik Catubouw, menyebabkan puluhan warga hilang. Hingga saat ini, enam jenazah berhasil ditemukan.

Tim gabungan terdiri dari:

20 personel Kodim 1812/Pegaf dipimpin Letkol Czi W.I. Dhanu Abidin

28 personel Polres Pegaf dipimpin Kompol Bernadus Okoka

12 personel Basarnas dipimpin Bapak Reza

10 personel BPBD Papua Barat dipimpin Derek Apner

3 personel BPBD Pegaf dipimpin Yakomina Rumfabe

Baca Juga  Kecelakaan Maut Bus Travel Dengan Truk di Tol Lima Puluh–Indrapura 4 Orang Meninggal 17 Luka-luka

Bencana terjadi beberapa hari sebelum 19 Mei 2025, dan proses pencarian masih berlangsung.

Di Kali Meyof, Kampung Jim, Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Pencarian dihentikan sementara pukul 13.00 WIT karena cuaca buruk dan potensi longsor susulan yang membahayakan keselamatan tim.

Tim menyisir lokasi bencana dengan alat bantu manual dan dukungan instansi terkait. Enam jenazah ditemukan, satu di antaranya berhasil diidentifikasi atas nama Harun Meidodga dan telah diserahkan ke keluarganya di Kampung Sembab, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari. Lima jenazah lainnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Papua Barat untuk identifikasi lebih lanjut.

Korban Hilang
Berdasarkan data Basarnas Manokwari, 19 orang masih dinyatakan hilang, di antaranya:

1. Pit Takaliumang (45)

2. George Takaliumang (55)

3. Yosi Takaliumang (40)

4. Bili Takaliumang (50)

5. Andri Mandage (20)

6. Fence Mandage (41)

7. Jufri Sarenosa (35)

8. Olden Mote (25)

9. Jhon (40)

10. Jun (25)

11. Reki Mote (30)

12. Melkianus Mandacan (30)

13. Robertus Edison Nurak (30)

14. Oktovainus Petrus (23)

15. Laurensius Danilson (23)

16. Yan Leo (26)

17. Eleven Primus Elianus (29)

18. Epen (20)

19. Erik (25)

Harapan ke Depan
Dandim 1812/Pegaf menyatakan bahwa pencarian akan dilanjutkan saat kondisi aman. Ia juga menyampaikan apresiasi dari Danrem 182/JO kepada seluruh tim atas dedikasi mereka meski menghadapi keterbatasan fasilitas.

Baca Juga  Tokoh Masyarakat Fakfak Tengah, Maximus Tanggahma, Wafat di RSUD Fakfak

 

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban
Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Sentang Nibung Hangus
Angin Kencang Porak Porandakan Rumah Warga Sei Balai
Kecelakaan di Access Road Inalum Tiga Pelajar Luka-luka
1005 M: Ketika Dunia Berjalan di Dua Kecepatan Berbeda
BPBD Batu Bara Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban di Pangkalan Dodek

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Sentang Nibung Hangus

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:06 WIB

Angin Kencang Porak Porandakan Rumah Warga Sei Balai

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page