Rekontruksi Pandu Siregar Dianiaya, Warga Teriaki Kanit Reskrim Simpang Empat Pembunuh

- Penulis

Senin, 17 Maret 2025 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Asahan — Prarekonstruksi dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum polisi, Ipda Ahmad Efendi yang merupakan Kanit Reskrim Polsek Simpang Empat, Asahan yang berlangsung pada senin (17/3/2025) warga berteriak pembunuh.

Dalam prarekontruksi tersebut memperlihatkan, Kanit Reskrim Polsek Simpang Empat IPDA Ahmad Efendi terlihat mengenakan baju orange di teriakin pembunuh oleh warga yang menyaksikan rekonstruksi tersebut.

Sempat terjadi keributan warga yang geram dengan diduga pelaku penganiayaan sewaktu akan di bawa ke mobil, warga berusaha memukul di duga pelaku,sambil berteriak “pembunuh kau”.

Dalam rekonstruksi yang digelar Polres Asahan di Lokasi kejadian tepatnya di Desa Hessa Air Genting Kecamatan Air Batu tepatnya di samping PT. Sintong Abadi ke arah Desa Pardomuan terlihat Kanit Reskrim Polsek Simpang Empat Ipda Ahmad efendi menggunakan rompi orenge dan ikut memperagakan rangkaian kejadian yang menewaskan Pandu Brata Saputra Siregar diduga akibat dianiaya.

Baca Juga  Dukung Budaya Lokal dan UMKM, Kapolda Kalteng Hadiri CFN Huma Betang

Dengan pengawalan ketat pihak Polres Asahan, Ipda Ahmad efendi beserta dua orang sipil memperagakan awal nya mereka berkumpul di sebuah warung mie Aceh di Simpang Empat. Kemudian Ipda Ahmad efendi mendapatkan informasi adanya aksi balap liar. Mendapatkan informasi tersebut Ipda Ahmad Efendi memerintahkan DA salah seorang pelaku menuju lokasi untuk memastikan informasi tersebut.

Pada pelaksanaan Pra Rekonstruksi ini di pimpin oleh KBO Satreskrim Polres Asahan Iptu Ahmadi.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian terkait penetapan tersangka kepada Ipda Ahmad efendi.

Sebelumnya, Pandu Brata Siregar (18) meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh oknum polisi.

Dikabarkan, korban mengalami kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi setelah menonton balap lari pada Minggu (9/3/2025) malam.

Baca Juga  Kapolres dan Waka Polres Batu Bara beserta Jajaran Bina Rohani dan Mental

Penulis : Edi Surya

Berita Terkait

Kapolres Batu Bara Bagikan Takjil kepada Pengguna Jalan Secara Serentak
Kapolres Batu Bara Berikan Penghargaan kepada 15 Personel Berprestasi
Hadir Beri Rasa Aman, Personel Turjawali Polres Gowa Amankan Ibadah Minggu di Sejumlah Gereja
Polri Mutasi 54 Personel, Termasuk Tiga Perwira yang Menjalani Evaluasi Internal
Polri Bongkar Penipuan Phishing Berkedok Situs E-Tilang Kejaksaan
Gelar Jumat Berkah Berbagi Sembako Satlantas Polres Batu Bara Perkuat Silaturrahmi Polri dan Masyarakat
Satres Narkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Ganja, Seorang Pria Diamankan
Kapolres Batu Bara Raih Penghargaan atas Kinerja Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Anggaran

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:53 WIB

Kapolres Batu Bara Bagikan Takjil kepada Pengguna Jalan Secara Serentak

Senin, 2 Maret 2026 - 15:45 WIB

Kapolres Batu Bara Berikan Penghargaan kepada 15 Personel Berprestasi

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:48 WIB

Hadir Beri Rasa Aman, Personel Turjawali Polres Gowa Amankan Ibadah Minggu di Sejumlah Gereja

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:46 WIB

Polri Mutasi 54 Personel, Termasuk Tiga Perwira yang Menjalani Evaluasi Internal

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:27 WIB

Polri Bongkar Penipuan Phishing Berkedok Situs E-Tilang Kejaksaan

Berita Terbaru

Pemerintah

Bapenda Batu Bara Ikuti Zoom Meeting KATALIS P2DD

Sabtu, 7 Mar 2026 - 01:29 WIB

You cannot copy content of this page