Produk Wastra Tenun Desa Meat Karya Penyandang Disabilitas Melenggang Sampai Jamaica

- Penulis

Senin, 20 Mei 2024 - 03:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Toba – Tenun Wastra Tenun Batak Toba dari Desa Meat Kabupaten Toba melenggang hingga Jamaika. Produk dari desa binaan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) ini merupakan karya dari kelompok disabilitas Li-Uli Craft yang juga berkolaborasi dengan Rumah BUMN Toba. Pameran dilaksanakan di Jamaika, Amerika Tengah pada 26 – 31 Mei 2024.

Senior Vice President TJSL/CSR INALUM Daniel Hutauruk menyebut bahwa kemajuan ini merupakan wujud dari komitmen perusahaan dalam mendukung produk-produk kebudayaan lokal agar bisa berkembang dan memiliki manfaat yang berkelanjutan untuk masyarakat. INALUM juga berkomitmen dan berupaya agar produk dari Kawasan Danau Toba semakin dilirik dari Lokal, Nasional hingga Dunia Internasional dengan melibatkan banyak pihak dan stakeholder.

“INALUM terus berkomitmen untuk memperkenalkan wastra dari Toba hingga ke Dunia Internasional, tetapi tidak hanya disitu. Kita melakukan proses pendampingan dari awal kepada para penenun di Desa Binaan Meat, setelah itu mendampingi dan memberdayakan para penyandang disabilitas yang tergabung pada Yayasan Cahaya Bersama Rakyat di Rumah BUMN Inalum Toba, serta mempromosikan dan memperkenalkan Wastra Tenun Toba ke manca negara melalui UMKM Mitra Binaan Li – Uli Craft,” Ujar Daniel.

Baca Juga  AQ Parfume Adakan Pelatihan Eksperimen Mandiri Tingkatkan Pendapatan Masyarakat

Produk yang akan dibawa ke Jamaika berjenis kain ulos yang berasal dari desa Binaan PT Inalum, Desa Meat merupakan salah satu sentra pembuatan Ulos khususnya jenis Ragi Hotang di kawasan Danau Toba. Ulos yang telah jadi kemudian oleh PT Inalum melalui program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, para kelompok rentan atau penyandang disabilitas di Kabupaten Toba yang tergabung dalam Yayasan Cahaya Bersama Rakyat (CBR) yang juga dibina oleh PT Inalum diberikan peningkatan kompetensi melalui Workshop Pembuatan Fashion Etnik khas Toba di Rumah BUMN Inalum Toba.

Ulos tersebut dibuat dari tangan-tangan wanita perajin ulos Desa Meat, dibuat secara tradisional baik dari proses pewarnaan benang menggunakan pewarna alam yang ramah lingkungan, selanjutnya pengerasan benang dengan nasi atau mangunggas, lalu makulhul atau memutar benang supaya bisa diikat. Proses selanjutnya adalah manorha, memasukkan benang untuk ulos. Selanjutnya mangani, yaitu proses mencampurkan benang warna. Lalu martonun dan manirak untuk merapikan sisi kain ulos agar tidak terurai.

Baca Juga  Wakil Walikota Tanjung Balai Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Kelengkapan KDMP/KKMP

Ida Tampubolon selaku owner Li – Uli merupakan UMKM yang tergabung dengan Rumah BUMN Inalum Toba, yang secara aktif berbagai produk yang dihasilkan oleh Li – Uli dibawa dan dipromosikan ke berbagai acara pameran. Berangkat dari berbagai produk yang banyak dilirik dan menarik, kemudian Ida Tampubolon oleh PT Inalum melalui Yayasan CBR dan Rumah BUMN Inalum Toba didapuk menjadi trainer bagi penyandang disabilitas di Toba dalam rangka peningkatan kapasitas dan program UMKM Naik kelas melalui Re-branding berbagai produk Tas yang selama ini masih kurang dalam desain dan model untuk dibuat lebih elegant dan menarik serta siap untuk dipromosikan keberbagai event yang bertaraf Nasional hingga Internasional, seperti pagelaran F1H2O di Toba bulan Februari yang lalu. Saat ini para penyandang disabilitas semakin ditambah kompetensinya melalui pelatihan secara khusus oleh Ida Tampubolon untuk membuat produk turunan dari wastra tenun desa Meat untuk menjadi produk fashion berupa tas dan baju. Tas dan Baju ini nanti kemudian yang akan dibawa Jamaica.

Baca Juga  Semarak Grand Opening Olylife Medan Stockis

(Red)

Berita Terkait

PELNI Fakfak Perkuat Konektivitas dan Distribusi Logistik, Siapkan KM Umsini Singgah di Fakfak
Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia
Sabolah Al Kalamby Ditunjuk Jadi Komisaris MGPA, Siap Perkuat Dampak Ekonomi Mandalika bagi Masyarakat NTB
Wakil Walikota Tanjung Balai Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Kelengkapan KDMP/KKMP
Pgs Pemimpin BANK Papua Cabang Fakfak Pastikan Pelayanan Perbankan Tahun 2026 Berjalan Lancar
INALUM Serahkan Bantuan TJSL untuk Dorong pembangunan Berkelanjutan di Samosir
Pedagang Langsat di Fakfak Raup Lebih dari Rp1 Juta per Hari, Harga Rp10 Ribu per Tumpuk
INALUM Raih PROPER Emas dan Hijau 2025, Tegaskan Konsistensi Kinerja ESG Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:23 WIB

PELNI Fakfak Perkuat Konektivitas dan Distribusi Logistik, Siapkan KM Umsini Singgah di Fakfak

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:27 WIB

Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:52 WIB

Sabolah Al Kalamby Ditunjuk Jadi Komisaris MGPA, Siap Perkuat Dampak Ekonomi Mandalika bagi Masyarakat NTB

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:24 WIB

Wakil Walikota Tanjung Balai Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Kelengkapan KDMP/KKMP

Senin, 11 Mei 2026 - 11:03 WIB

Pgs Pemimpin BANK Papua Cabang Fakfak Pastikan Pelayanan Perbankan Tahun 2026 Berjalan Lancar

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page