Korban Gigitan Komodo di Loh Genggo, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi Medis

- Penulis

Rabu, 3 April 2024 - 03:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Labuan Bajo|Tempo Timur – Seorang warga Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat nyaris meregang nyawa akibat digigit Komodo.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (02/04/2024) siang di sekitar Teluk Loh Genggo, Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) tepatnya di Pulau Rinca, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Komodo.

Kapolres Mabar, AKBP Ari Satmoko, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan korban merupakan warga lokal bernama Romansyah berusia 38 tahun, digigit kadal raksasa yang merupakan hewan purba itu saat mencari madu hutan di kawasan Loh Genggo tersebut.

“Warga yang digigit Komodo mengalami luka berat di bagian paha kiri dan kanan, bagian pergelangan tangan kanan serta jari tangan bagian kiri. Kejadiannya sekitar pukul 13.00 Wita,” kata Kapolres Mabar pada Rabu (03/04/2024) pagi.

Baca Juga  Pastikan Pelayanan Pos Pam dan Pos Yan Ops Lilin Toba Kondusif, Kasat Lantas Polres Batu Bara Tinjau Kesiapan 

Kapolres Mabar menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat korban bersama tiga orang rekannya yakni Haji Hali (63), Kamrin (44) dan Ahmad (38) berangkat dari rumah mereka di Desa Komodo untuk pergi mencari madu hutan di Loh Genggo pada Senin (01/04/2024) lalu.

Korban yang merupakan nelayan, bersama tiga rekannya sempat bermalam di daerah itu. Namun keesokan harinya pada Selasa siang, nasib malang dialami korban karena secara tiba-tiba langsung digigit oleh seekor Komodo.

“Saat itu, korban bersama dua rekannya pergi mencari madu hutan. Sesampainya di lokasi, korban malah digigit Komodo di paha dan tangannya,” jelas perwira dengan melati dua dipundaknya itu.

Selanjutnya, teman korban kemudian meminta bantuan melalui telepon kepada masyarakat yang berada di Pulau Komodo. Bhabinkamtibmas Desa Komodo, Aipda Anhar yang mendapat informasi tersebut langsung meneruskan kepada satuan Polairud Polres Manggarai Barat guna melakukan evakuasi.

Baca Juga  Kemenkeu Sri Mulyani Paparkan Situasi Keuangan Dan Rincian Harga Barang Subsidi 

Setelah mendapatkan laporan itu, lanjut AKBP Ari Satmoko, S.H., S.I.K., M.M., tim SAR Gabungan terdiri dari Lanal Labuan Bajo, Satpolairud Polres Manggarai Barat, Basarnas Manggarai dan Bhabinkamtibmas Desa Komodo langsung diberangkatkan menuju lokasi dengan menggunakan Kapal RIB milik Basarnas Manggarai yang dilengkapi dengan peralatan medis darurat.

“Pukul 19.56 Wita, tim SAR gabungan mengevakuasi medis korban ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk dibawa ke salah satu rumah sakit swasta di Labuan Bajo menggunakan ambulance,” ungkap Alumni Akpol angkatan 2004 itu.

Lebih lanjut, korban sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta. Namun terkendala biaya, akhirnya korban dipindahkan ke rumah sakit pemerintah yang ada di Labuan Bajo.

Baca Juga  Presiden Jokowi Apresiasi Langkah Napak Tilas Agus Flores Ditanah Kelahiran Ayahnya

“Terkendala biaya, tadi malam sekitar pukul 00.30 Wita korban dipindahkan dari Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo ke Rumah Sakit Umum Pratama Komodo,” tuturnya.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat maupun pengunjung agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di habitat Komodo.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada saat beraktivitas di habitat Komodo dan bagi para pengunjung di kawasan TNK memakai pemandu atau sering disebut ranger demi keselamatan pengunjung itu sendiri,” jelas Mantan Kapolres Alor itu.

“Komodo dapat muncul tanpa peringatan. oleh karena itu, pengunjung diingatkan untuk tidak memasuki habitat Komodo, terutama di area yang tidak diawasi,” tambahnya.

Reporter : Firmus Yudal

Berita Terkait

Wabup Rahmanto Perkuat Sinergi dengan Polres Murung Raya untuk Jaga Kamtibmas
TP-PKK Murung Raya Perkuat UP2K, Dorong Ekonomi Keluarga dari Rumah
Prabowo Lantik Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional
Dina Maulidah Dorong Turnamen Futsal Pelajar Jadi Wadah Pembentukan Karakter
Dina Maulidah Dorong Peserta LPP Butterfly Tingkatkan Kemampuan Public Speaking
Wabup Rahmanto Lepas Kontingen Pramuka Santri Murung Raya ke PPSN VI di Malang
50 Kata-Kata Mutiara Peringatan G30S/PKI sebagai Renungan Sejarah
Jelang Indonesia vs Malaysia, Wakapolri Pastikan Pengamanan GBK Tanpa Gas Air Mata

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:33 WIB

TP-PKK Murung Raya Perkuat UP2K, Dorong Ekonomi Keluarga dari Rumah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Prabowo Lantik Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Dina Maulidah Dorong Turnamen Futsal Pelajar Jadi Wadah Pembentukan Karakter

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:22 WIB

Dina Maulidah Dorong Peserta LPP Butterfly Tingkatkan Kemampuan Public Speaking

Rabu, 30 September 2026 - 23:23 WIB

Wabup Rahmanto Lepas Kontingen Pramuka Santri Murung Raya ke PPSN VI di Malang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page