TEMPO TIMUR – Saya sangat simpati dan kecewa, atas Kejadian yang menimpa saudara -saudara kami masyarakat Melayu yang ada di Pulau Rempang-Galang, Batam.
Di harapkan pertikaian yang terjadi segera terselesaikan dengan baik dan Allah SWT melindungi saudara-saudara kami yang sedang berjuang mendapatkan keadilan dan mempertahankan haknya.
Hal ini di ucapkan YTM Dato’ Paduka Seri Muhammad Zaki, Dato’ kedatuan Tanah Datar Kabupaten Batu Bara kepada Tempotimur.com, Rabu (13/9/2023) pagi.
Dalam penyampaian nya dirinya juga mengecam dan sangat kecewa dengan tindakan represif dan arogansi para Oknum Aparat Penegak Hukum (APH) dalam melakukan pengosongan 16 Kampung Tua Melayu adat yang akan di jadikan lokasi industri Rempang eco city di pulau Rempang Kepri pada hari kamis, 07 september lalu.
Kemudian disampikan nya, Dato’ Kedatuan Tanah Datar turut bersolidaritas kepada masyarakat melayu Batam atas Peristiwa yang berlaku. “Semoga tidak ada kejadian serupa tidak terulang lagi,”tambahnya.
Terakhir dirinya mendoakan kejadian dapat di leraikan dengan kesudahan yang baik untuk masyarakat melayu khususnya di rempang Batam dan juga keseluruhan melayu di seantero nusantara ini.
(Red)














