Muhammad Iqbal Alvinanda Abdul Jalil Rahmadsyah Dinobatkan Menjadi Sultan Asahan XIII

- Penulis

Kamis, 10 Agustus 2023 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGBALAI | TEMPO TIMUR – Muhammad Iqbal Alvinanda Abdul Jalil Rahmadsyah dinobatkan menjadi Sultan Asahan XIII berlangsung di Alun-alun (Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsjah) Kota Tanjungbalai, Kamis (10/8).

Penobatan dilaksanakan berdasarkan kerapatan adat Melayu ditandai dengan pembacaan tarikh dan penyerahan pedang sekaligus penobatan oleh Tengku Aleksander yang bergelar Pangeran Mangkubumi.

Acara dihadiri kurang lebih dari 500 orang , terdiri dari Rombongan Perwakilan Keluarga Kesultanan Dari Aceh, Medan, Batu-bara, Langkat, Asahan, dan warga Masyarakat Tanjungbalai beserta sejumlah Pelajar dari tingkat Sekolah Dasar , Menengah dan Atas ( SMU sederajat)

Penobatan sultan Asahan XII juga turut hadir, Gubernur Sumatera Utara. H. Edi Rahmayadi, Walikota Tanjungbalai. H. Waris Thalib, S.Ag, M.M, Ketua DPRD kota Tanjungbalai. H. Tengku Eswin. S.T, Dandim 0208/Asahan. Letkol. Inf. Muhammad Bassarewan. S.Hub,Int Wakapolres Tanjungbalai, Kompol. Rudi Candra. S.H, M.H, Kapolres Kabupaten Asahan. AKBP. Ricky H Maraung. S.H, S.I.K, M.H, Mewakili Danlanal TBA. Kapten (POM) Zailani.L, Mewakili Ketua Pengadilan Negeri Tanjungbalai. Muhammad Sacral. S.H, M.H, Mewakili Kejari Tanjungbalai. Nurul Ayu Rezeki. S.H, M.H, Mewakili Ketua Pengadilan Agama Tanjungbalai. Edi Sumardi. S.Ag, M.A, Ketua TP-PKK Kota Tanjungbalai. Ny. Fatiah Haitami Waris, Tuanku Muhammad Iqbal Abdul Jalil Rahmad Syah, Para OPD Kota Tanjungbalai, Para Kabag Kota Tanjungbalai, Para Camat dan Lurah Se-kota Tanjungbalai, Ketua MUI Kota Tanjungbalai. H. Hazarul Aswadi. Spd.i, Tokoh agama, tokoh masyarakat dan Etnis Kota Tanjungbalai.

Usai dinobatkan, Sultan Asahan XIII Muhammad Iqbal Alvinanda Abdul Jalil Rahmadsyah didaulat membacakan ikrar yang intinya akan tetap menjaga dan memelihara adat tradisi budaya Melayu.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bergelar Laksamana Naradiraja Asahan, berpesan kepada Kesultanan Asahan agar mengembalikan kebesaran Melayu dengan menjunjung tinggi adat istiadat dan tradisi Melayu.

“Sultan merupakan titisan darah, penabalan bukan aqidah tetapi tradisi Melayu yang tidak bisa ditinggalkan.
Demikian juga bahwa Tanjungbalai merupakan tanah bertuah dimana banyak lahir petinggi-petinggi negeri. Untuk itu mari kita lestarikan adat tradisi Melayu,” pesan Edy Rahmayadi.

Selain itu Walikota Tanjungbalai. H. Waris Thalib, S.Ag, M.M Gelar Datuk Kesatria Indra Diraja Asahan mengatakan, pengangkatan sultan Asahan XIII yang hari ini dilakukan menjadi bukti bahwa Tanjungbalai adalah rumah bagi suku Melayu.

Tanjungbalai akan selamanya menjadi ikon dari Melayu khususnya Melayu Asahan, “sudah lebih 300 tahun kesultanan Asahan berdiri, beroperasi di Tanjungbalai sejak hari itu dan Alhamdulillah hari ini masih menjadikan kota Tanjungbalai sebagai tempat bernaung, tempat berhimpun, dan berkumpul. Ini kebanggaan yang tak didapatkan oleh daerah lain. Maka itu, Sultan Asahan. Sekali lagi saya ucapkan selamat dan yang paling merasa mendapatkan anugerah dari pengangkatan ini adalah kami, Masyarakat dan Pemerintah Kota Tanjungbalai”, jelasnya

Ia mengharapkan agar Pemerintah kota Tanjungbalai dan Kesultanan Asahan mampu menjalin berbagai kerjasama untuk memajukan Kota Tanjungbalai, Ikon-ikon kebudayaan Tanjungbalai tidak akan bisa lepas daripada eksistensi Kesultanan Asahan itu sendiri, maka dalam kesempatan ini dirinya mengharapkan kerja sama menuju Tanjungbalai bersih yang madani.

“kami berharap Kesultanan Asahan dibawah pimpinan Sultan yang baru semakin mendukung kegiatan-kegiatan yang bernuansa budaya tersebut, jika kita saling mendukung bukan tidak mungkin, kejayaan Tanjungbalai di masa lalu akan segera kita raih kembali”,imbuhnya

Ia memaparkan bahwa saat ini Tanjungbalai sedang menuju perubahan menjadi Smart City, segala bentuk administrasi perkantoran telah mulai diubah kedalam bentuk digital, perizinan, pelaporan dan lain sebagainya pun sudah mulai menuju ke arah yang sama, tapi tenang saja, Smart city bukan berarti adalah kota yang meninggalkan kebudayaan, malah sebaliknya, Smart City harus semakin bertanggung jawab terhadap aset-aset budaya dan pengembangan-pengembangan kebudayaan.

Untuk itu pintanya, agar Anak-anak muda kita diajarkan tentang kebudayaan- kebudayaan itu, seperti di sekolah-sekolah, salah satu tema dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah kearifan lokal. Dalam tema ini, anak-anak didik kita harus mengenal kearifan lokalnya, termasuk budaya, dalam budaya tersebut tentu saja kita tidak akan pernah bisa mengesampingkan sejarah kesultanan Asahan, keberadaan kesultanan Asahan dan suku Melayu.

Ia juga berharap, dengan saling bersinergi, antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Tanjungbalai, Kesultanan Asahan, dan instansi hingga ke masyarakat, secara perlahan tapi pasti kita akan kembalikan kejayaan kota Tanjungbalai, Kita akan ciptakan anak-anak muda yang smart dan juga peduli pada kebudayaannya.

Akhir penyampaiannya ia menegaskan, Pemerintah kota secara terbuka menunggu gebrakan-gebrakan, usulan, dan kegiatan-kegiatan dari Kesultanan Asahan demi membantu upaya pengembalian identitas budaya di Kota Tanjungbalai ini.(tfq)

Berita Terkait

Muscab PKB, Wabup Murung Raya Gerak Cepat ke Jakarta Bahas Pembentukan Perusda
Kades Desa Masjid Lama Kabupaten Batu Bara Resmi Dilaporkan ke Polisi
Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XIX Kecamatan Talawi Jadi Sorotan Sejumlah Tokoh Publik
Komisi III DPRD Murung Raya Apresiasi Gerakan Pangan Murah, Dinilai Efektif Jaga Stabilitas Harga
Gubernur Papua Barat Hadiri Dialog Politik dan Keamanan Bersama Menko Polkam di Jakarta
Kanwil Ditjenpas Sumut Gelar Pelatihan Calon Asesor di Lapas Labuhan Ruku
Bendum Gerindra Sumut dan CEO Sumut24 Dorong Gagasan KOMID Dukung Prabowo
Jalan Fakfak–Kokas Rawan, Distrik Kayauni Minta Perbaikan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:30 WIB

Muscab PKB, Wabup Murung Raya Gerak Cepat ke Jakarta Bahas Pembentukan Perusda

Kamis, 16 April 2026 - 22:51 WIB

Kades Desa Masjid Lama Kabupaten Batu Bara Resmi Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 16 April 2026 - 20:19 WIB

Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XIX Kecamatan Talawi Jadi Sorotan Sejumlah Tokoh Publik

Rabu, 15 April 2026 - 22:40 WIB

Komisi III DPRD Murung Raya Apresiasi Gerakan Pangan Murah, Dinilai Efektif Jaga Stabilitas Harga

Rabu, 15 April 2026 - 15:29 WIB

Gubernur Papua Barat Hadiri Dialog Politik dan Keamanan Bersama Menko Polkam di Jakarta

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page