Irigasi Tak Berfungsi Normal, Hasil Panen Petani Padi Desa Sumber Tani Menurun

- Penulis

Jumat, 12 Mei 2023 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA – Hasil Panen Padi Petani Desa Sumber Tani, Kecamatan Datuk tanah datar, Kabupaten Batu Bara menurun hingga 50/% dari biasanya.

Dikutip dari keterangan petani dilokasi lahan pertanian Desa Sumber Tani menerangkan, hasil Panen nya menurun hingga 50/%, dari Tahun sebelumnya.

“Biasanya dalam 10 Rante kami bisa mendapatkan hasil Panen 36 Goni tapi kali ini dari 10 Rante hanya bisa menghasilkan 18 Goni, “ujarnya Kamis (11/05).

Menurutnya, penyebab hasil panen menurun, saat melakukan penanaman ada keterlambatan akibat Air yang mengaliri lahan pertanian tidak sampai kelahan persawahan, disebabkan Pintu Klep yang ada di Hulu Aliran Irigasi Desa Pasir-Pasir Kecamatan Datu Tanah Datar rusak, sehingga aliran air tidak sampai ke lahan.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Lahan Sawah Percontohan Dinas Pangan dan Pertanian

Awalnya sempat diganti, Namun hanya bertahan sekitar lebih kurang 1 Minggu setelah itu Pintu Dam rusak hanyut dibawa Air, sebab Pintu yang dibuat menggunakan Besi yang tipis tidak menggunakan tulang penahan.

“Selain masalah Air, Pupuk pun jadi masalah besar bagi kami para Petani, Pasalnya setiap kami membeli pupuk bersubsidi kami diharuskan membeli yang non Subsidi, harus ada gandengan yang non subsidi seperti Racun dan lain nya, pokoknya ada gandengan Pupuk Subsidi yang dibeli, kami ngak tau apakah itu memang peraturan dari Pemerintah, “katanya.

“Lihatlah bang? Padi Kami rusak, isinya banyak yang kosong hampa akibat kekurangan Air dan Pupuk”.

(Ham)

Berita Terkait

Razia Penginapan dan Kos-Kosan Satpol-PP Kota Tanjung Balai dan Tim Gabungan Jaring 13 Pasangan Bukan Suami Istri
Tanggulangi Kekeringan Persawahan, Pemkab Batu Bara Normalisasi Sungai Sipare-pare
Bupati Batu Bara Gerakkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Hempang Aliran Sungai Ramunia
Warga Rahong Utara NTT Keluhkan Pupuk Bersubsidi Tidak Tepat Sasaran
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Lahan Sawah Percontohan Dinas Pangan dan Pertanian
Simbol Komitmen: Pecah Kendi dan 130 Ton Pupuk untuk Petani Bondowoso
Launching Klinik Pertanian Bondowoso: Langkah Nyata Menuju Petani Berkualitas
Klinik Pertanian Bondowoso, Solusi Cerdas Hadapi Krisis Iklim dan Tantangan Petani Modern

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:37 WIB

Razia Penginapan dan Kos-Kosan Satpol-PP Kota Tanjung Balai dan Tim Gabungan Jaring 13 Pasangan Bukan Suami Istri

Rabu, 28 Januari 2026 - 23:58 WIB

Tanggulangi Kekeringan Persawahan, Pemkab Batu Bara Normalisasi Sungai Sipare-pare

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:11 WIB

Bupati Batu Bara Gerakkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Hempang Aliran Sungai Ramunia

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:43 WIB

Warga Rahong Utara NTT Keluhkan Pupuk Bersubsidi Tidak Tepat Sasaran

Rabu, 17 September 2025 - 15:14 WIB

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Lahan Sawah Percontohan Dinas Pangan dan Pertanian

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page