BATU BARA – Seorang nelayan asal Kabupaten Batu Bara dilaporkan hilang setelah jatuh ke laut di perairan Pulau Berhala, Kabupaten Serdang Bedagai. Korban bernama Wanda, 30 tahun, warga Desa Pantai Burung, Kecamatan Medang Deras. Peristiwa terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026 pukul 17.00 WIB saat korban bekerja di boat jaring pari.
Informasi kejadian baru diterima BPBD Batu Bara pada Kamis, 23 Juli 2026 pukul 08.00 WIB dari Sat Polairud Medang Deras. Berdasarkan keterangan pelapor an. Zulham, kapal korban tidak memiliki alat komunikasi sehingga meminta bantuan boat tangkul kepiting untuk meneruskan kabar ke darat. Setelah mendapat informasi, pelapor bersama keluarga korban langsung menuju Gudang Baru untuk mengaktifkan jalur komunikasi frekuensi 1.4400 MHz, dan melaporkan ke Polairud Pagurawan pada pukul 20.05 WIB.
Tim gabungan langsung diterjunkan sejak hari pertama. Unsur yang terlibat yakni Satgas TRC BPBD Batu Bara, Basarnas TBA, Polairud Pagurawan, Posal Pagurawan, Balawista Batu Bara, dan masyarakat. Mengingat cuaca buruk dan jarak tempuh jauh, operasi tidak menggunakan LCR melainkan kapal KP II 2025 milik Polairud Pagurawan. Pencarian dilakukan mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB setiap hari.
Hingga Minggu, 26 Juli 2026 atau hari keempat, korban belum ditemukan. Tim SAR gabungan bahkan sempat bermalam di Pulau Berhala dan telah menyisir area seluas 132 NM². Operasi hari ini dihentikan sementara dan akan dilanjutkan Senin pagi. BPBD Batu Bara memastikan pencarian akan terus dilakukan hingga korban ditemukan.
Penulis : Red







