Presiden Geram: Kapolri Akan Tindak Tegas Penyeludupan Pakaian Bekas

- Penulis

Minggu, 19 Maret 2023 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TEMPO TIMUR – Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) geram dengan maraknya impor pakaian bekas atau Thrifting. Menurutnya, hal tersebut mengganggu industri tekstil dalam negeri.

Presiden Jokowi pun telah menginstruksikan jajarannya yang terkait untuk mengusut serta mencari akar permasalahan dari maraknya impor pakaian bekas yang masuk ke Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Kepolisian untuk mencari akar masalah serta melakukan pemeriksaan terkait dengan munculnya pakaian bekas impor tersebut.

“Terkait dengan instruksi Bapak Presiden, saya sudah instruksikan kepada jajaran untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Sigit kepada wartawan, Jakarta, Minggu, 19 Maret 2023.

Sigit menekankan, apabila dalam pemeriksaan nanti diketemukan adanya praktik penyelundupan maka pihak Kepolisian tidak akan segan melakukan tindakan tegas terhadap siapapun.

“Kalau nanti kedapatan ditemukan ada penyelundupan yang memang itu dilarang Pemerintah saya minta untuk ditindak tegas,” ujar Sigit.

Tindakan tegas tersebut, kata Sigit merupakan komitmen dari jajaran Polri dalam rangka mengawal dan mengamankan seluruh program kebijakan Pemerintah dalam rangka mempertahankan pertumbuhan ekonomi di dalam negeri. Yang dimana salah satunya adalah menjaga pasar domestik.

“Kita jajaran dari institusi Polri harus betul-betul bisa mengawal apa yang menjadi kebijakan Presiden,” ucap Sigit.

Sebelumnya, Polri menyatakan bahwa pihaknya menggandeng Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Bea Cukai untuk melakukan pencegahan bisnis pakaian bekas impor.

“Polri bersama Kementerian Perdagangan dan Ditjen Bea Cukai dalam mencegah bisnis pakaian bekas impor,” kata Karopenmas Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jakarta, Rabu, 15 Maret 2023.

Ramadhan memastikan, Polri siap untuk bekerja sama, bersinergi dengan stakeholder terkait yaitu Kementerian Perdagangan dan Bea Cukai. Lebih dalam, Ramadhan menyebut, Bareskrim Polri juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencegah bisnis pakaian bekas impor tersebut.

“Upaya ini tentu akan menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tutup Ramadhan. (Ham)

Berita Terkait

Aroma Militeristik dalam Penertiban Tambang Babel, Imparsial Minta Presiden Prabowo Turun Tangan
Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Batu Bara
Langkah Strategis: Menteri Agus Andrianto Pastikan Kemenimipas Transparan dan Keterbukaan Informasi Publik
Hadiri Safari Kebangsaan Tahun 2025, Wakil Wali Kota Tanjung Balai Apresiasi Polda Sumut
Wapres Kunjungi Manokwari, Dua Pengusaha Muda Papua Dapat Dukungan Pemerintah untuk Rumah Produksi
Peringati Hari Pahlawan, Kalapas Labuhan Ruku Ajak Pegawai dan WBP Melanjutkan Perjuangan
Selvi Gibran Ajak Siswa SD di Manokwari Gunakan Internet Secara Bijak dan Bertanggung Jawab
INALUM dan PJT I Perkuat Konservasi Danau Toba Lewat Penanaman Pohon dan Pembibitan Modern

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 00:06 WIB

Aroma Militeristik dalam Penertiban Tambang Babel, Imparsial Minta Presiden Prabowo Turun Tangan

Minggu, 23 November 2025 - 21:35 WIB

Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Batu Bara

Minggu, 23 November 2025 - 11:34 WIB

Langkah Strategis: Menteri Agus Andrianto Pastikan Kemenimipas Transparan dan Keterbukaan Informasi Publik

Kamis, 13 November 2025 - 12:22 WIB

Hadiri Safari Kebangsaan Tahun 2025, Wakil Wali Kota Tanjung Balai Apresiasi Polda Sumut

Rabu, 12 November 2025 - 11:31 WIB

Wapres Kunjungi Manokwari, Dua Pengusaha Muda Papua Dapat Dukungan Pemerintah untuk Rumah Produksi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page