Batam Menangis, Ribuan Melayu Batu Bara Akan Turun Aksi

- Penulis

Selasa, 12 September 2023 - 02:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA | TEMPO TIMUR – Masyarakat Batu Bara dari berbagai Elemen Masyarakat Suku Melayu akan mengadakan Aksi damai sebagai wujud solidaritas terhadap peristiwa yang menimpa masyarakat Melayu di Pulau Rempang Batam beberapa waktu lalu.

“Saat ini sudah ada delapan Organisasi Melayu dan Organisasi Lokal yang tergabung di Aliansi Melayu Bersatu akan menyampaikan pendapatnya, nanti di depan Gedung Kantor DPRD dan Mako Polres Batu Bara pada Rabu 13 September 2023 nanti, “sebut M. Adam Malik S.Sos, Ketua Ormas Aliansi Pemuda Desa Bersatu Indonesia (APDESU INDONESIA), saat melakukan Rapat dengan para Pengurus Ormas Melayu, di RM Caffe Nurjanah Jln.Rakyat Tanjung Tiram, Minggu, (10/9-2023) malam.

Setidaknya ada Seribu (1000) massa dari berbagai Organisasi Melayu nantinya yang akan ikut menyampaikan kekesalan dan kekecewaan nya terhadap Oknum-oknum yang telah melakukan kejahatan Ham, kata Adam.

Dan tak terlepas kemungkinan jumlah massa yang ikut akan bertambah, dan kita tidak membatasi semua bangsa Melayu khususnya di Kabupaten Batu Bara untuk ikut dalam Aksi yang akan dilaksanakan Aliansi Masyarakat Melayu Bersatu ini, tambahnya.

Adapun yang sudah ikut bergabung saat ini, kata Adam, Aliansi Pemuda Desa Bersatu Indonesia (APDESU INDONESIA), Lembaga Belia Melayu Batu Bara,Tunas Muda Gemkara (TMG), Front Persaudaraan Islam (FPI), Lembaga Melayu Bersatu (LLMB), GMBB, PB IPMBB, SEMMI dan ada beberapa lembaga budaya melayu lagi akan menyusul.

Aksi ini, mengecam tindakan represif dan arogansi Aparat Penegak Hukum (APH) dalam melakukan pengosongan 16 Kampung Tua Melayu adat yang akan di jadikan lokasi industri Rempang eco city di pulau Rempang Kepri.

Kemudian Jefri Amnil, SE, yang ikut dalam Rapat, menyebutkan, saat nya Aliansi masyarakat melayu & antar Suku di Kabupaten Batu Bara melawan dan melakukan solidaritas sebagai buntut kekerasan fisik kepada masyarakat melayu yang ada di Tanah beradat Rempang melayu
oleh oknum aparat gabungan pada hari kami, 07 september lalu.

“Korbannya adalah fasilitas sekolah dan masyarakat, ini sangat tidak punya moral demi kepentingan investasi, mereka adalah saudara-saudara kami, jadi kami putuskan untuk lakukan aksi solidaritas kepada mereka, “ungkap pria yang akrap dipanggil Abah Jefri itu.

Dia juga meminta kepada masyarakat Batu Bara untuk ikut berpartisipasi dan mendoakan rencana pelaksanaan aksi damai yang akan dilaksanakan, sementara tempat titik kumpul nantinya, menurut dia, dilapangan bola kaki Kecamatan Talawi,

Secepatnya pesok pagi akan disampaikan surat pemberitahuan kepada pihak Kepolisian Polres Batu Bara untuk mengawal aksi ini, ungkapnya, Minggu, (10/9-2023) malam.

(Ham)

Berita Terkait

Fast Respon Counter Polri Pusat Kantongi 10 Titik Tambang Ilegal di Jawa Timur
KNPI Papua Barat Kecam Pernyataan Ubedillah soal Prabowo–Gibran
Muscab PKB Batu Bara: Konsolidasi Politik Berbasis Solidaritas
Pujakesuma Bersatu: Program Prabowo-Gibran Nyata untuk Rakyat
Dirut Prima TPK Terima Silaturahmi CEO Sumut24 Group, Tegaskan Layanan Kontainer Serba Online
BPBD Batu Bara Gelar Halal Bihalal, Pererat Silaturahmi dan Solidaritas
Pujakesuma Batu Bara dan Kajari: Bersatu untuk Kualitas Hidup Masyarakat
Ramadhan ke-24, DPD Bapera Kabupaten Batu Bara Buka Puasa Bersama Puluhan Anak Yatim

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 11:44 WIB

Fast Respon Counter Polri Pusat Kantongi 10 Titik Tambang Ilegal di Jawa Timur

Selasa, 14 April 2026 - 14:15 WIB

KNPI Papua Barat Kecam Pernyataan Ubedillah soal Prabowo–Gibran

Minggu, 12 April 2026 - 19:05 WIB

Muscab PKB Batu Bara: Konsolidasi Politik Berbasis Solidaritas

Kamis, 9 April 2026 - 20:59 WIB

Pujakesuma Bersatu: Program Prabowo-Gibran Nyata untuk Rakyat

Selasa, 7 April 2026 - 08:29 WIB

Dirut Prima TPK Terima Silaturahmi CEO Sumut24 Group, Tegaskan Layanan Kontainer Serba Online

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page