
BATU BARA — Musyawarah Ranting (Musran) Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Tanjung Tiram Tahun 2026 menetapkan Zulkifli, S.Pd. sebagai Ketua Kwartir Ranting Tanjung Tiram terpilih, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Tanjung Tiram, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.47 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti 54 peserta yang berasal dari 27 pangkalan, meliputi jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA. Musyawarah ini menjadi momentum penting bagi penguatan organisasi kepramukaan sekaligus peneguhan komitmen bersama dalam membina generasi muda yang berkarakter, mandiri, disiplin, dan berjiwa pengabdian.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tanjung Tiram selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), perwakilan Polsek Talawi, Koramil 05/Tanjung Tiram, Pos TNI Angkatan Laut (Posal), serta Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Batu Bara, bersama para peserta dan undangan lainnya.
Musyawarah Ranting sebagai Momentum Penguatan Organisasi
Musyawarah Ranting merupakan forum penting dalam kehidupan organisasi Gerakan Pramuka di tingkat kecamatan. Melalui forum ini, evaluasi, perencanaan program, penguatan kepengurusan, serta penyusunan arah pembinaan kepramukaan dapat dilakukan secara terarah sesuai ketentuan organisasi.
Terpilihnya Zulkifli, S.Pd. diharapkan menjadi awal penguatan koordinasi antara Kwartir Ranting, gugus depan, satuan pendidikan, para pembina, serta unsur pemerintah dan masyarakat.
Kepemimpinan kwartir ranting ke depan diharapkan mampu mendorong kegiatan kepramukaan yang lebih aktif, kreatif, terencana, dan relevan dengan tantangan generasi muda, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan.
Forkopimcam dan Kwarcab Dukung Pembinaan Kepramukaan
Dukungan berbagai unsur dalam kegiatan ini mencerminkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membina generasi muda. Kehadiran Camat Tanjung Tiram selaku Mabiran, unsur kepolisian, TNI AD, TNI AL, serta Kwartir Cabang Batu Bara menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam mendukung pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka.
Dalam rangkaian kegiatan, Camat Tanjung Tiram menyampaikan sambutan dalam kapasitasnya sebagai Mabiran. Sambutan juga disampaikan oleh perwakilan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Batu Bara.
Keduanya menyampaikan bahwa Pramuka bukan hanya sebatas seragam dan perkemahan, namun lebih jauh adalah Pembangunan Karakter, Pemberdayaan Potensi dan Kesadaran Bersosial demi kemajuan bangsa dan negara.
Seluruh rangkaian acara dipandu oleh Miswan, S.Pd. selaku pembawa acara. Kegiatan diawali dengan Tari Persembahan sebagai bentuk penghormatan kepada para undangan, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara resmi dan musyawarah hingga berakhir pada pukul 12.00 WIB.
Pramuka Bukan Sekadar Seragam, tetapi Sekolah Kehidupan
Di tengah perubahan zaman, perkembangan teknologi digital, derasnya arus informasi, dan tantangan pergaulan, generasi muda membutuhkan lebih dari sekadar pengetahuan akademik. Mereka memerlukan karakter yang kuat, kemampuan mengambil keputusan, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta keberanian untuk bertanggung jawab atas setiap tindakan.
Gerakan Pramuka mempunyai peran strategis dalam mendukung pembentukan karakter tersebut. Melalui kegiatan kepramukaan, kaum muda belajar tentang kepemimpinan, kerja sama, kemandirian, ketangguhan, cinta tanah air, dan pengabdian kepada masyarakat.
Nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka tidak seharusnya berhenti sebagai hafalan atau simbol pada seragam. Nilai tersebut perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari: berkata jujur, menepati janji, menghormati orang lain, menolong sesama, menjaga lingkungan, dan berani melakukan hal yang benar.
Pramuka juga dapat menjadi ruang pembelajaran untuk menghadapi tantangan masa depan. Kecakapan hidup, kemampuan berkomunikasi, kreativitas, literasi digital, kepedulian lingkungan, serta semangat gotong royong perlu dikembangkan melalui kegiatan yang mendidik dan sesuai dengan usia peserta.
Karena itu, pembinaan Pramuka perlu melibatkan sekolah, madrasah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat. Para pembina harus memperoleh dukungan yang memadai agar mampu menghadirkan kegiatan yang aman, menarik, inklusif, dan berdampak nyata bagi perkembangan peserta didik.
Menyiapkan Generasi Tangguh untuk Tanjung Tiram dan Batu Bara
Kwartir Ranting Tanjung Tiram diharapkan terus menjadi wadah pembinaan yang mempertemukan semangat peserta didik, pengabdian para pembina, dan dukungan berbagai pemangku kepentingan.
Dengan keterlibatan 27 pangkalan dari berbagai jenjang pendidikan, terdapat potensi besar untuk memperkuat pemerataan pembinaan kepramukaan di wilayah Tanjung Tiram. Potensi ini perlu diterjemahkan menjadi program yang terukur, seperti peningkatan kualitas pembina, kegiatan lintas pangkalan, bakti sosial, pendidikan lingkungan, pelatihan kepemimpinan, serta pengembangan kecakapan hidup.
Kepengurusan yang terpilih diharapkan mampu menjadikan hasil musyawarah sebagai pedoman kerja, bukan sekadar dokumen organisasi. Program harus dilaksanakan secara konsisten, dievaluasi secara berkala, dan diarahkan pada manfaat yang benar-benar dirasakan oleh anggota Pramuka serta masyarakat.
Musyawarah Ranting Gerakan Pramuka Tanjung Tiram Tahun 2026 pun diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat organisasi dan mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi masa depan.
Sebab, membina Pramuka hari ini berarti ikut menyiapkan pemimpin hari esok. Bukan hanya generasi yang cerdas, tetapi juga generasi yang berintegritas, peduli, tangguh, dan bersedia mengabdi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
(Tim)



