
BALI – Karakteristik geografis, sosial, dan budaya Papua Barat menjadi pengalaman penting bagi polisi wanita (Polwan) dalam bertugas dan melayani masyarakat. Hal itu menjadi salah satu poin pembelajaran di International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026 di Bali.
Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Sulastiana mengatakan, kondisi Papua Barat memberikan pengalaman tersendiri bagi anggota kepolisian, termasuk Polwan. Wilayah dengan karakteristik khusus itu menuntut pendekatan yang berbeda dalam menangani setiap persoalan.
“Papua memiliki karakteristik yang secara geografis memberikan pengalaman tersendiri bagi polisi pada umumnya, bukan hanya Polwan. Maka diperlukan pendekatan untuk menangani setiap masalah yang timbul di wilayah tersebut,” ujar Sulastiana.
Menurutnya, anggota kepolisian di Papua Barat dituntut mampu menyesuaikan pendekatan dengan situasi masyarakat setempat. Kedekatan dengan warga menjadi kunci penting dalam menjalankan tugas kepolisian di wilayah tersebut.
Ia menambahkan, keberagaman sosial dan budaya di Papua Barat juga menjadi ruang pembelajaran bagi Polwan untuk meningkatkan kompetensi dan mengambil peran strategis di institusi Polri. Kompetensi tersebut tidak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga pengetahuan dan cara berpikir dalam menghadapi persoalan lapangan.
Sulastiana juga menekankan pentingnya kepemimpinan bagi Polwan. Kepemimpinan, katanya, bukan hanya soal berada di depan, tetapi bagaimana mampu menginspirasi orang lain untuk terus bermimpi, belajar, berpikir, dan berbuat lebih.
Penulis : Tfq





