Gubernur Papua Barat: Pengangkatan 1.299 Honorer Jadi Upaya Tekan Kemiskinan

- Penulis

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MANOKWARI —  Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menegaskan bahwa pengangkatan 1.299 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menekan angka kemiskinan di daerah.

Sebanyak 1.299 honorer tersebut terdiri atas 1.002 formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Tahun 2021 dan 297 formasi tambahan yang seluruh proses administrasinya telah diselesaikan.

“Pemerintah harus memiliki kepedulian untuk menekan angka kemiskinan. Salah satu caranya adalah memastikan formasi ini diperjuangkan hingga tuntas,” kata Dominggus usai memimpin apel gabungan di Kampung Inamberi, Kabupaten Manokwari, Jumat (3/7/2026).

Menurut Dominggus, penyelesaian Formasi 1.002 merupakan amanat pemerintah pusat yang seharusnya telah dituntaskan sejak 2021. Namun, pelaksanaannya mengalami keterlambatan akibat sejumlah kendala administrasi dan proses verifikasi.

Ia menjelaskan, tahapan penyelesaian pengangkatan honorer dimulai dari pendataan, verifikasi berkas, penginputan data, hingga pelaksanaan seleksi. Seluruh proses tersebut kini telah rampung.

“Semua surat keputusan (SK) pengangkatan sudah saya tandatangani. SK itu akan diserahkan secara langsung kepada para honorer pada apel gabungan Pemerintah Provinsi Papua Barat hari Senin di Kantor Gubernur Papua Barat,” ujarnya.

Dominggus juga menjelaskan, pada awalnya pemerintah pusat menetapkan kuota sebanyak 8.100 formasi ASN untuk Provinsi Papua Barat sebelum pemekaran daerah. Setelah terbentuk Provinsi Papua Barat Daya, kuota tersebut dibagi sehingga Papua Barat memperoleh alokasi sebanyak 4.381 formasi.

Dari jumlah tersebut, formasi kemudian didistribusikan kepada tujuh pemerintah kabupaten dan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Pemerintah Provinsi Papua Barat sendiri memperoleh alokasi sebanyak 1.002 formasi CASN.

Ia mengatakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) semula menargetkan penyelesaian formasi tersebut pada akhir 2021.

Namun, pemerintah daerah akhirnya diberikan kesempatan untuk menuntaskan seluruh tahapan hingga proses pengangkatan selesai.

Dominggus berharap penyerahan SK kepada 1.299 tenaga honorer dapat memberikan kepastian status kepegawaian, meningkatkan kesejahteraan para penerima, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan di Papua Barat.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Fokus Susun Regulasi, Penyerapan Anggaran Papua Barat Sehat 2025 Baru Capai 4,6 Persen
500 Milliar Mengendap, Inspektur Daerah Provinsi Papua Barat Beri Ultimatum 60 Hari Sebelum Dipidanakan
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Batu Bara Ajak Jajaran Polri Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Wali Kota Mahyaruddin Salim Hadiri Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas
Wali Kota Mahyaruddin Salim Siap Mendukung Penuh Pembangunan Stadion Mini di Kota Tanjung Balai 
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Terima Audiensi IMM UMSU Medan
Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Pembukaan Persami KKRI Gelombang V TW II tahun 2026
Fraksi KDRI Tagih Audit Batra Berjaya, Fraksi KPN Sentil PDAM: Air Mati Jangan Dilupakan

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:17 WIB

Fokus Susun Regulasi, Penyerapan Anggaran Papua Barat Sehat 2025 Baru Capai 4,6 Persen

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:13 WIB

Gubernur Papua Barat: Pengangkatan 1.299 Honorer Jadi Upaya Tekan Kemiskinan

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:06 WIB

500 Milliar Mengendap, Inspektur Daerah Provinsi Papua Barat Beri Ultimatum 60 Hari Sebelum Dipidanakan

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:13 WIB

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Batu Bara Ajak Jajaran Polri Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:31 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Hadiri Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page