Purbaya Tegas: Dana Stabilitas Obligasi Hanya Dipakai Saat Krisis

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA — Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum akan mengaktifkan Bond Stabilization Fund (BSF) atau dana stabilisasi obligasi karena kondisi ekonomi nasional dinilai masih aman dan terkendali.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya dalam media briefing di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Ia menekankan bahwa BSF merupakan instrumen khusus yang hanya digunakan ketika negara menghadapi krisis ekonomi atau gejolak serius di pasar keuangan.

“Jadi mungkin belum kita aktifkan Bond Stabilization Fund, tapi stabilisasi harga bond dulu saja. Itu beda rupanya,” kata Purbaya.

Menurutnya, pemerintah saat ini lebih memilih menggunakan berbagai instrumen fiskal yang tersedia untuk menjaga kestabilan pasar obligasi tanpa harus mengaktifkan BSF.

Baca Juga  Bupati Batu Bara Tekankan Penguatan Sektor Pertanian dan Investasi pada RAKORTEKRENBANG Provsu 2026

“Kalau Bond Stabilization Fund itu kalau krisis baru kita panggil semuanya. Ini kan tidak krisis, jadi kita gunakan semua instrumen yang ada di kita untuk menjalankan itu,” ujarnya.

Purbaya juga memastikan pemerintah belum melibatkan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) maupun Indonesia Investment Authority (INA) dalam skema dana stabilisasi obligasi tersebut.

Ia menjelaskan, langkah yang saat ini dilakukan pemerintah adalah mengelola kas negara untuk menjaga stabilitas harga obligasi dan menahan kenaikan imbal hasil (yield).

“Belum kita pakai. Kita manage cash saja supaya bond-nya lebih stabil. Yang kita pakai bisa SAL, bisa cash kita,” katanya.

Sebelumnya, pemerintah berencana menghidupkan kembali BSF sebagai instrumen stabilisasi pasar surat utang negara. Dana tersebut disiapkan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) obligasi ketika yield mengalami lonjakan tinggi yang dapat mengganggu pasar keuangan.

Baca Juga  Kabar Gembira! Pemkab Batu Bara Akan Naikan Gaji Honorer 

Konsep BSF sendiri bukan hal baru. Pada era Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, instrumen ini pernah dikaji sebagai alat mitigasi krisis keuangan. Namun, rencana implementasinya saat itu tidak terealisasi dan hanya berhenti pada tahap wacana.

Kala itu, BSF dipersiapkan sebagai bagian dari bond stabilization framework atau kerangka stabilisasi obligasi yang hanya digunakan dalam kondisi ekonomi darurat maupun saat terjadi krisis keuangan.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Bupati Batu Bara Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda pada Olahraga Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Warga Desa Bandar Rahmat Antusias Sambut Pengajian TP PKK Batu Bara, Santunan Anak Yatim Jadi Perhatian
Bupati Baharuddin Dukung Kerjasama SPAM dengan PT Chandra Tirta Karian Penuhi Kebutuhan Air Bersih 
Wali Kota Tanjung Balai Dampingi Proses Pengumpulan Data Sensus Ekonomi 2026
Wali Kota Tanjung Balai Audensi Bersama Gubsu Sampaikan Sejumlah Program Prioritas dan Usulan Pembangunan
Pimpin Rakorpem, Wali Kota Tanjung Balai Instruksikan Camat, Lurah dan Kepling Kawal dan Dukung Pendataan Sensus Ekonomi 2026 
Enam Fraksi DPRD Batu Bara Sampaikan Pandangan Umum atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjung Balai Terima Audiensi PB IKA UMA 

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:32 WIB

Bupati Batu Bara Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda pada Olahraga Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:09 WIB

Warga Desa Bandar Rahmat Antusias Sambut Pengajian TP PKK Batu Bara, Santunan Anak Yatim Jadi Perhatian

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:11 WIB

Bupati Baharuddin Dukung Kerjasama SPAM dengan PT Chandra Tirta Karian Penuhi Kebutuhan Air Bersih 

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:24 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Dampingi Proses Pengumpulan Data Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:38 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Audensi Bersama Gubsu Sampaikan Sejumlah Program Prioritas dan Usulan Pembangunan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page