Koeman Evaluasi Permainan Belanda Jelang Hadapi Maroko di 32 Besar Piala Dunia 2026

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

JAKARTA — Pelatih tim nasional Belanda, Ronald Koeman, melakukan evaluasi terhadap performa timnya meski berhasil menjuarai Grup F Piala Dunia 2026.

Sejumlah aspek permainan dinilai masih perlu dibenahi agar tim berjuluk De Oranje itu tampil lebih baik pada fase gugur.

Belanda menuntaskan fase grup dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Setelah bermain imbang 2-2 melawan Jepang, Belanda meraih kemenangan telak 5-1 atas Swedia dan menundukkan Tunisia dengan skor 3-1.

Hasil tersebut mengantarkan Belanda keluar sebagai juara Grup F dengan koleksi tujuh poin dan memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Pada fase berikutnya, Belanda akan menghadapi Maroko di Stadion Monterrey, Meksiko, pada 29 Juni 2026. Koeman menilai Maroko bukan lawan yang mudah mengingat tim berjuluk The Atlas Lions itu merupakan semifinalis Piala Dunia 2022.

Menjelang pertandingan tersebut, Koeman menegaskan timnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah untuk meningkatkan kualitas permainan.

“Tempo permainan, posisi, menciptakan lebih banyak peluang, menempatkan lebih banyak pemain di antara lini permainan, dan saat tanpa bola, terkadang kami bisa tampil lebih kompak,” ujar Koeman seperti dikutip dari Reuters, Jumat (26/6/2026).

Menurut Koeman, Belanda juga perlu meningkatkan kecepatan transisi baik saat menyerang maupun bertahan agar permainan tim menjadi lebih efektif.

“Kami perlu melakukan transisi lebih cepat, baik ketika bergerak mundur maupun maju, dan melakukannya secara bersama-sama. Jadi, masih ada ruang untuk perbaikan,” katanya.

Koeman menegaskan proses pembelajaran dalam sepak bola tidak pernah berhenti, termasuk bagi seorang pelatih yang terus melakukan evaluasi terhadap timnya.

“Anda tidak pernah berhenti belajar dalam sepak bola. Selalu ada momen dalam pertandingan ketika, sebagai pelatih, Anda merasa masih ada ruang untuk perbaikan,” ujarnya.

 

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Personil Polres Batu Bara Tunjukan Kekompakan Lewat Semarak HUT RI ke-81
Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Torehkan Prestasi Gemilang di Tobasari
Sumut Rally 2026 Resmi Dibuka di Pematangsiantar, Ijeck: Bangga Sumut Kembali Jadi Tuan Rumah
Pemko Cup 2026 Menang 4-1 Atas Disdik,Poldam Juara Turnamen Futsal 
Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Masyarakat, Kapolri Nikmati Kuliner UMKM
35 Anggota Parlemen Uni Eropa Desak Komite Etik FIFA Selidiki Gianni Infantino
Hiddink dan Ronald de Boer Dukung Pep Guardiola Tangani Timnas Belanda
Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai Hari Bhayangkara ke-80 yang Digelar Polres Fakfak

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Personil Polres Batu Bara Tunjukan Kekompakan Lewat Semarak HUT RI ke-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Torehkan Prestasi Gemilang di Tobasari

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Sumut Rally 2026 Resmi Dibuka di Pematangsiantar, Ijeck: Bangga Sumut Kembali Jadi Tuan Rumah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Pemko Cup 2026 Menang 4-1 Atas Disdik,Poldam Juara Turnamen Futsal 

Senin, 20 Juli 2026 - 23:48 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Masyarakat, Kapolri Nikmati Kuliner UMKM

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page