Banjir Wosi Kembali Terjadi, Gubernur Papua Barat Singgung Permukiman Liar dan Lemahnya Penataan Ruang

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MANOKWARI — Banjir yang kembali merendam kawasan Wosi, Manokwari, memicu sorotan tajam dari Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.

Didampingi Bupati Manokwari, Hermus Indou, ia turun langsung meninjau aliran sungai di wilayah tersebut, Jumat (17/4/2026).

Peninjauan ini mengungkap persoalan klasik yang belum terselesaikan: penyempitan sungai akibat tekanan pembangunan permukiman serta lemahnya kesadaran masyarakat terhadap tata ruang.

“Wosi ini dataran rendah dengan resapan air yang minim. Semua air masuk ke sungai. Kalau kapasitasnya tidak cukup, pasti meluap,” tegas Dominggus.

Namun, ia menekankan bahwa faktor alam bukan satu-satunya penyebab. Aktivitas pembangunan yang tidak terkendali di bantaran sungai dinilai turut memperparah kondisi hingga memicu banjir berulang.

Baca Juga  Gubernur Papua Barat Tiba di Teluk Wondama Hadiri Peringatan 100 Tahun Nubuatan Pdt. I.S. Kijne

Gubernur menegaskan bahwa normalisasi sungai tidak bisa lagi ditunda. Upaya ini dinilai krusial untuk mengembalikan fungsi sungai agar mampu menampung debit air saat hujan deras.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak lagi mengabaikan tanggung jawab menjaga lingkungan, terutama kebiasaan membuang sampah ke sungai yang mempercepat pendangkalan.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengakui persoalan tata ruang masih menjadi tantangan serius di daerahnya.

Ia menyebut rendahnya kesadaran masyarakat sering kali menjadi pemicu utama munculnya masalah, termasuk banjir.

“Saya sudah perintahkan Dinas PUPR dan OPD terkait untuk segera menormalisasi bantaran sungai,” ujar Hermus.

Ia juga menegaskan perlunya langkah tegas dalam penataan permukiman, khususnya di kawasan bantaran sungai yang selama ini rawan dilanggar.

Baca Juga  Bapenda Batu Bara Dukung Percepatan Digitalisasi Daerah

“Kalau tidak ada kesadaran dan penertiban, kejadian seperti ini akan terus berulang. Jangan tunggu bencana baru saling menyalahkan,” katanya.

Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat penataan ruang dan meningkatkan upaya mitigasi. Namun, tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat, ancaman banjir di kawasan Wosi dipastikan akan terus menghantui.

Penulis : Amatus Rahakbauw

Berita Terkait

Wali Kota Sambangi Kontingen Jamnas XII Kota Tanjung Balai di Cibubur Beri Motivasi 
Terima Pengurus Baru PPSI Kota Tanjung Balai Dilantik, Wakil Wali Kota Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Lantik dan Kukuhkan 26 Pejabat di Lingkungan Pemko, Berikut Nama dan Jabatannya 
Pemkab Batu Bara Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Penghapusan Piutang PBB-P2 Kedaluwarsa
Fraksi PAN Berharap Penyusunan KUA-PPAS R.APBD 2027 Dilaksanakan Transparan
Bupati Batu Bara Serahkan Remisi di Lapas Labuhan Ruku, 24 Warga Binaan Langsung Bebas
Wali Kota Tanjung Balai dan Wakil Sambut Arak Arakan dan Atraksi Pawai Karnaval Semarakkan HUT RI ke – 81
Bupati Batu Bara Hadiri Upacara Malam Taptu dan Pimpin Ziarah ke Makam Pejuang

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Wali Kota Sambangi Kontingen Jamnas XII Kota Tanjung Balai di Cibubur Beri Motivasi 

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Terima Pengurus Baru PPSI Kota Tanjung Balai Dilantik, Wakil Wali Kota Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Lantik dan Kukuhkan 26 Pejabat di Lingkungan Pemko, Berikut Nama dan Jabatannya 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Pemkab Batu Bara Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Penghapusan Piutang PBB-P2 Kedaluwarsa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Fraksi PAN Berharap Penyusunan KUA-PPAS R.APBD 2027 Dilaksanakan Transparan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page