Polairud Tanjung Tiram Berhasil Mediasikan Konflik Nelayan Tanjung Balai–Batu Bara

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batu Bara — Konflik antar nelayan yang melibatkan nelayan Bubu Nago Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara dan nelayan Tonjok Kerang asal Kota Tanjung Balai berhasil diselesaikan melalui mediasi yang dilakukan oleh Unit Polairud Tanjung Tiram bersama Polsek Labuhan Ruku.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, di perairan Tambun Tulang, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara. Konflik bermula saat nelayan Tonjok Kerang dari Tanjung Balai memasuki wilayah perairan Batu Bara untuk melakukan aktivitas pencarian kerang.

Dalam waktu bersamaan, nelayan Bubu Nago Kecamatan Nibung Hangus tengah menarik jaring ikan dan mendapati alat tangkap mereka mengalami kerusakan dan koyak. Kerusakan tersebut diduga kuat akibat aktivitas nelayan Tonjok Kerang yang beroperasi di area yang sama, sehingga memicu ketegangan antar kedua kelompok nelayan.

Baca Juga  Seorang Pencuri di Desa Urung Pane Diamankan Polsek Prapat Janji

Mendapatkan informasi tersebut, Kanit Markas Airud Batu Bara, IPDA H. P. Kaban, S.H., M.H., bersama personel Polairud, segera mendatangi lokasi kejadian, kemudian melakukan langkah cepat dengan memediasi kedua belah pihak guna mencegah terjadinya aksi kekerasan.

Untuk sementara waktu, nelayan Tonjok Kerang Tanjung Balai tidak diperkenankan melakukan aktivitas pencarian kerang di perairan tersebut, mengingat nelayan Bubu Nago tengah melakukan aktivitas penangkapan ikan di wilayah tengah perairan.

Nelayan Tonjok Kerang Tanjung Balai sepakat untuk mengganti kerugian secara langsung apabila di kemudian hari terjadi kerusakan jaring atau alat tangkap nelayan Bubu Nago akibat aktivitas mereka.

Kedua pihak berkomitmen untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menjaga situasi tetap kondusif.

Baca Juga  Dua Pelaku Yang Membunuh MF Firdaus Ditangkap Tim Gabungan Polres Dan Polsek

Sebagai tindak lanjut, pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan, pengumpulan bahan keterangan, monitoring situasi pasca konflik, serta koordinasi intensif dengan Unit Markas Airud Batu Bara.

Kapolsek Labuhan Ruku KOMPOL Cecep Suhendra merekomendasikan agar Bhabinkamtibmas melakukan sambang dan memberikan imbauan kamtibmas kepada para nelayan guna mencegah terulangnya konflik serupa.

Penulis : Ham

Berita Terkait

Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban
Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Sentang Nibung Hangus
Angin Kencang Porak Porandakan Rumah Warga Sei Balai
Kecelakaan di Access Road Inalum Tiga Pelajar Luka-luka
1005 M: Ketika Dunia Berjalan di Dua Kecepatan Berbeda
BPBD Batu Bara Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban di Pangkalan Dodek

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Sentang Nibung Hangus

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:06 WIB

Angin Kencang Porak Porandakan Rumah Warga Sei Balai

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page