Bupati Batu Bara Gerakkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Hempang Aliran Sungai Ramunia

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Batu Bara — Merespons keluhan petani terkait keringnya lahan persawahan di sejumlah desa di Kecamatan Air Putih, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bergerak cepat dengan memerintahkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara untuk melakukan gotong royong bersama kelompok tani guna menghempang aliran Sungai Ramunia, Simalungun, agar air dapat dialirkan ke saluran irigasi persawahan, Rabu (28/01/2026).

Para petani di sejumlah desa di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, bersama kelompok tani melaksanakan gotong royong menghempang aliran Sungai Ramunia, Simalungun, guna mengalirkan air ke saluran irigasi persawahan.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengatasi kekurangan pasokan air yang berdampak pada lahan pertanian warga.

Baca Juga  Pastikan Ketersediaan Air Irigasi untuk Petani, Bupati Batu Bara Tinjau Bendungan Tanjung Muda

Gotong royong tersebut melibatkan puluhan petani dan warga desa yang sejak pagi hari turun langsung ke sungai. Dengan menggunakan peralatan sederhana, warga membangun tanggul sementara untuk mengarahkan aliran air sungai menuju saluran irigasi yang mengairi area persawahan.

Ketua Kelompok Tani ALS Desa Titi Payung, Rasyid, mengatakan bahwa penghempangan sungai ini merupakan langkah darurat untuk menjaga tanaman padi agar tetap memperoleh pasokan air yang memadai.

“Debit air belakangan ini menurun, sementara kebutuhan air untuk sawah sangat mendesak. Karena itu, kami sepakat bergotong royong agar air dapat kembali mengalir ke persawahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan pertanian di desa-desa Kecamatan Air Putih, khususnya wilayah Daerah Irigasi Perkotaan. Menurutnya, tanpa pasokan air yang cukup, petani berpotensi mengalami penurunan hasil panen.

Baca Juga  Wabup Batu Bara Hadiri Penanaman Mangrove Di Pantai Jono

Kepala Desa Pasar Lapan, Hendrik Hutasoit, yang turut meninjau kegiatan tersebut, mengapresiasi kekompakan dan semangat kebersamaan warga. Ia menilai budaya gotong royong masih menjadi solusi nyata dalam menghadapi keterbatasan infrastruktur irigasi.

“Kegiatan ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap sektor pertanian. Pemerintah desa akan terus mendukung upaya-upaya masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di desa,” katanya.

Setelah dilakukan penghempangan, aliran Sungai Ramunia mulai masuk ke saluran irigasi dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bagi lahan persawahan warga Desa Pasar Lapan dan sekitarnya.

Warga berharap ke depan adanya perhatian lebih dari pihak terkait terhadap pembangunan dan perbaikan irigasi permanen, sehingga kebutuhan air pertanian dapat terpenuhi secara berkelanjutan dan hasil produksi pertanian masyarakat dapat terus meningkat.

Baca Juga  Pemkab Batu Bara Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Pemkab Batu Bara terus berupaya merespon cepat keluhan masyarakat, dan memberikan pelayanan yang terbaik guna menciptakan masyarakat Batu Bara yang Bahagia.

Turut hadir Asisten 2 Setdakab Batu Bara Rusian Heri, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara Hendra Kumara, S.P., M.M.

Penulis : Ham

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Rembuk Tani Gerakan Tanam Padi Serentak di Kelurahan Sijambi
Razia Penginapan dan Kos-Kosan Satpol-PP Kota Tanjung Balai dan Tim Gabungan Jaring 13 Pasangan Bukan Suami Istri
Tanggulangi Kekeringan Persawahan, Pemkab Batu Bara Normalisasi Sungai Sipare-pare
Warga Rahong Utara NTT Keluhkan Pupuk Bersubsidi Tidak Tepat Sasaran
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Lahan Sawah Percontohan Dinas Pangan dan Pertanian
Simbol Komitmen: Pecah Kendi dan 130 Ton Pupuk untuk Petani Bondowoso
Launching Klinik Pertanian Bondowoso: Langkah Nyata Menuju Petani Berkualitas
Klinik Pertanian Bondowoso, Solusi Cerdas Hadapi Krisis Iklim dan Tantangan Petani Modern

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 12:47 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Rembuk Tani Gerakan Tanam Padi Serentak di Kelurahan Sijambi

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:37 WIB

Razia Penginapan dan Kos-Kosan Satpol-PP Kota Tanjung Balai dan Tim Gabungan Jaring 13 Pasangan Bukan Suami Istri

Rabu, 28 Januari 2026 - 23:58 WIB

Tanggulangi Kekeringan Persawahan, Pemkab Batu Bara Normalisasi Sungai Sipare-pare

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:11 WIB

Bupati Batu Bara Gerakkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Hempang Aliran Sungai Ramunia

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:43 WIB

Warga Rahong Utara NTT Keluhkan Pupuk Bersubsidi Tidak Tepat Sasaran

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page