MANOKWARI — Semperingati Dies Natalis ke-25 dan Lustrum ke-5, Universitas Papua (UNIPA) sukses menggelar Lomba Panahan antar pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum pada Rabu, 29 Oktober 2025, di Kompleks Sport Centre UNIPA, Manokwari.
Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama antara UNIPA dan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Pengprov Papua Barat.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNIPA, Dr. Simson Werimon, SE., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa olahraga panahan bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan mental juang.
“Panahan mengajarkan disiplin, ketenangan, dan kesabaran. Nilai-nilai ini penting untuk membentuk generasi muda Papua yang tangguh dan berprestasi,” ujar Dr. Simson Werimon.
Sementara itu, Ketua Pengprov Perpani Papua Barat, Demianus M. Mandatjan, menyampaikan apresiasi kepada UNIPA yang telah memberi ruang bagi pengembangan olahraga panahan di daerah.
“Kami sangat berterima kasih kepada UNIPA. Dari lomba seperti ini, kami berharap muncul bibit-bibit atlet baru yang akan mengharumkan nama Papua Barat di ajang Kejurnas, Seleknas, hingga PON mendatang,” kata Mandatjan penuh semangat.
Menanggapi hal itu, Dr. Werimon menegaskan komitmen UNIPA untuk menjadikan lomba panahan sebagai agenda tahunan kampus, demi menumbuhkan semangat sportivitas dan kebanggaan bagi anak muda Papua.
Peserta bertanding dalam enam kategori, yaitu:
Panahan Tradisional
Standar Bow Pemula Putra
Standar Bow Pemula Putri
Standar Bow Prestasi Putra
Standar Bow Prestasi Putri
Compound
A. Panahan Tradisional
Sem Iba (Pegaf)
Yohakim Yobe (Nabire)
Erikson Iba (Pegaf)
B. Standar Bow Pemula Putra
Yulius Iba (Perpani Pegaf)
Muhammad Bagus Ramadani (Manokwari)
Lafri Ahoren (Perpani Pegaf)
C. Standar Bow Pemula Putri
Dhia Rahdiatul (Manokwari)
Vatia Permata Daga (Manokwari)
Olivia Wospakrik (SMANKOR Susweni)
D. Standar Bow Prestasi Putra
Julius Iba (Perpani Pegaf)
Ichal H. (SMANKOR Susweni)
Yohanes M. (SMANKOR Susweni)
E. Standar Bow Prestasi Putri
Miryam May (SMANKOR Susweni)
Sania (SMANKOR Susweni)
Inseri Marani (SMANKOR Susweni)
F. Compound
Hander Rumbruren (Perpani Papua Barat)
Eduard Rumbiak (Perpani Papua Barat)
Ridlan A. Opur (SMANKOR Susweni)
Kontingen Pegunungan Arfak (Pegaf) tampil gemilang dengan meraih tiga medali emas dan dua perunggu, sehingga dinobatkan sebagai juara umum.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol kebangkitan semangat olahraga di Tanah Papua. Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat menunjukkan bahwa olahraga panahan kini mulai mendapat tempat di hati generasi muda Papua Barat.
“Kami ingin menjadikan olahraga sebagai gaya hidup positif bagi anak muda Papua — bukan hanya untuk prestasi, tetapi juga untuk membangun karakter dan semangat juang,” tutup Dr. Simson Werimon.
Penulis : Amatus Rahakbauw



















