LPEI Resmikan Desa Devisa Klaster Benih Bandeng Buleleng Bali

- Penulis

Sabtu, 8 April 2023 - 02:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, 6 April 2023 – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank meresmikan Desa Devisa Klaster Benih Bandeng Buleleng (17/3).

Program Desa Devisa di Kabupaten Buleleng, Bali ini melibatkan lebih dari 2.000 individu pembudidaya benih bandeng atau nener di 7 desa, yaitu Patas, Gerokgak, Sanggalangit, Musi, Penyabangan, Banyupoh, dan Pemuteran yang tergabung dalam Perhimpunan Pembudidaya Perikanan Pantai Buleleng (P4B).

Secara keseluruhan, anggota P4B mampu menghasilkan hingga 12 juta benih bandeng per hari dan 85 persennya telah diekspor ke Filipina, Singapura, Malaysia, hingga Taiwan.

Tingginya produktivitas budidaya benih bandeng di Buleleng ini tak lepas dari kondisi cuaca Bali yang relatif aman dari badai serta dukungan dari Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluh Perikanan (BBRBLPP) Gondol.

Baca Juga  Berdayakan Hingga 6.000 Pengrajin Rotan, LPEI bersama Bea Cukai Resmikan Desa Devisa Rotan Sukoharjo

“Benih bandeng di Buleleng telah menjadi komoditas prioritas dengan total kontribusi devisa sebesar Rp 200 miliar di tahun 2019. Kami melihat potensi yang luar biasa dan yakin dapat membantu memperluas pasarnya di kancah internasional melalui dukungan pendampingan yang komprehensif,” jelas Koerniawan Prijambodo, Kepala Kantor Wilayah III LPEI.

Ia pun menambahkan, dalam jangka waktu 1 tahun pendampingan, LPEI berkolaborasi dengan Disperindag dan Koperasi UKM Kabupaten Buleleng dan KPP Bea Cukai Denpasar akan mendukung Desa Devisa Benih Bandeng Buleleng lewat berbagai oendampingan seperti peningkatan kapasitas produksi dengan pemberian sarana produksi berupa pompa air dan instalasi pipa, pendampingan manajemen usaha, penguatan kelembagaan, hingga pendampingan dalam akses pembiayaan.

Baca Juga  INALUM Raih PROPER Emas dan Hijau 2025, Tegaskan Konsistensi Kinerja ESG Berkelanjutan

Tahun lalu, LPEI telah memberikan bukti dalam membantu peningkatan kapasitas produksi dengan menyalurkan fasilitas pembiayaan sebesar Rp 8 miliar kepada CV Dewata Laut – salah satu UKM budidaya benih bandeng berorientasi ekspor di Buleleng yang tergabung dalam P4B.

Hal inimerupakan wujud nyata dari pelaksanaan program Penugasan Khusus Ekspor dari pemerintahkepada LPEI dalam rangka mendukung sektor usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor.

“Kami menyambut baik program Desa Devisa oleh LPEI karena pendampingan inilah yang kami butuhkan sebagai pembudidaya benih bandeng untuk dapat memperluas wawasan, bertransformasi dari budidaya rumahan menjadi badan usaha formal, hingga menjangkau pasar baru di skala global. Kedepannya, kami ingin mengekspor ke pasar yang lebih besar lagi agar semakin banyak masyarakat di Buleleng yang berdaya,” ungkap I Nyoman Suitra, Pemilik dan Direktur CV Dewata Laut.

Baca Juga  Ingin Menjadi Eksportir Berdaya Saing Global, Begini Caranya

Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI, LPEI diberikan mandat untuk mendorong pertumbuhan ekspor nasional melalui penyediaan pembiayaan, penjaminan, asuransi, dan jasa konsultasi ekspor.

Program Desa Devisa merupakan salah satu layanan konsultasi eksporLPEI memberdayakan UKM dalam wujud pengembangan komunitas. Hingga akhir tahun 2022, secara akumulatif LPEI telah berhasil mencetak sebanyak 178 Desa Devisa.

Berita Terkait

INALUM Raih Dua Penghargaan ISDA 2026 lewat Program Pemberdayaan Masyarakat
INALUM Serahkan Bantuan kepada 46 Kepala Keluarga Terdampak Bencana Angin Puting Beliung Di Kabupaten Toba
INALUM Kembangkan Jejaring Perdagangan dan Investasi di Kawasan Amerika Latin dan Karibia
PLTA INALUM Raih 8 Penghargaan ENSIA 2026, Perkuat Praktik Industri Berkelanjutan
Pelindo Luncurkan OPS 500 kVA di Tanjung Priok, Dorong Pelabuhan Hijau
S&P Global Ratings Beri INALUM Peringkat ‘BBB’: Tegaskan Peran Strategis dalam Hilirisasi Aluminium Nasional
INALUM Naik Kelas ke idAA/Stable, Tegaskan Ketangguhan Fundamental di Tengah Ketidakpastian Global
INALUM Ekspor Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide Perdana ke Jepang

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:08 WIB

INALUM Raih Dua Penghargaan ISDA 2026 lewat Program Pemberdayaan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

INALUM Serahkan Bantuan kepada 46 Kepala Keluarga Terdampak Bencana Angin Puting Beliung Di Kabupaten Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:53 WIB

INALUM Kembangkan Jejaring Perdagangan dan Investasi di Kawasan Amerika Latin dan Karibia

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

PLTA INALUM Raih 8 Penghargaan ENSIA 2026, Perkuat Praktik Industri Berkelanjutan

Kamis, 17 September 2026 - 15:11 WIB

Pelindo Luncurkan OPS 500 kVA di Tanjung Priok, Dorong Pelabuhan Hijau

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Hari Santri Nasional 2026, Johansyah Ajak Masyarakat Dukung Pesantren

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:08 WIB

DPRD Murung Raya

Dina Maulidah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Murung Raya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:05 WIB

You cannot copy content of this page