Fakfak – Keluarga besar Pemuda Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Bethesda Fakfak, Papua Barat, menyampaikan dukacita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Rika Halattu/Singgir, istri dari Ketua GPdI Wilayah X Fakfak, Pdt. Yance Singgir, sekaligus Ibu Gembala GPdI Kanaan dan Wakil Ketua II Partai Nasdem Kabupaten Fakfak, Jalan A. Yani, Kelurahan Fakfak Utara, Distrik Fakfak Utara, Kabupaten Fakfak.
Almarhumah dipanggil pulang ke rumah Bapa pada Minggu malam, September 2025, pukul 20.00 WIT di Rumah Sakit Umum Leimena, Ambon.
Setelah disemayamkan di Sorong, jenazah kemudian melanjutkan perjalanan menuju Fakfak. Karena cuaca buruk, penerbangan sempat dialihkan ke Kaimana. Namun dengan penyertaan Tuhan, rombongan akhirnya tiba dengan selamat di Fakfak pada hari berikutnya.
“Atas nama keluarga besar Pemuda Gereja, kami menyampaikan dukacita yang dalam. Terima kasih atas kasih, doa, dan pelayanan Mama Pdt. Rika yang telah menjadi teladan dan berkat bagi kami semua. Kiranya keluarga yang ditinggalkan menerima kekuatan, penghiburan, dan pengharapan di dalam Kristus Yesus,” ujar pengurus Pemuda GPdI Bethesda Fakfak.
Kehadiran jenazah di Fakfak disambut penuh haru oleh keluarga, jemaat, dan masyarakat yang datang memberikan penghormatan terakhir sebagai wujud kasih serta penghargaan atas pelayanan beliau yang penuh kesetiaan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu hingga jenazah tiba dengan baik di Fakfak.
Sesuai rencana keluarga, jenazah almarhumah akan dimakamkan pada Jumat, 26 September 2025, pukul 14.00 WIT di Kabupaten Fakfak.
Sebagai penghiburan iman, jemaat diingatkan akan firman Tuhan dalam 2 Timotius 4:7-8:
“Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil pada harinya; dan bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.”
Juga firman Tuhan dalam Mazmur 23:4:
“Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.”
Dengan iman yang teguh, keluarga dan jemaat percaya bahwa almarhumah telah menyelesaikan pelayanan di dunia dengan setia, dan kini beristirahat dalam damai serta menerima mahkota kehidupan dari Tuhan Yesus Kristus.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K



















