Sorong — Tempat hiburan malam seperti diskotek dinilai memiliki sejumlah dampak negatif terhadap moral dan perilaku generasi muda. Hal ini disampaikan oleh Pdt. Alexander Maniani, S.Th., Gembala Jemaat GPdI Alfa Omega Sorong, saat dikonfirmasi jurnalis TempoTimur.com melalui pesan WhatsApp pada Senin malam (28 Juli 2025) pukul 21.25 WIT.
Menurut Pdt. Alexander, gaya hidup hedonisme yang sering kali melekat pada aktivitas di tempat hiburan malam dapat menjerumuskan seseorang dalam pola hidup yang menyimpang dari nilai-nilai moral dan agama.
“Pengaruh negatif terhadap moral dan perilaku dapat membuat seseorang masuk ke dalam gaya hidup hedonisme,” ungkapnya.
Beberapa dampak buruk lain yang ia soroti antara lain:
Penyimpangan Norma Sosial
Hiburan malam dapat mendorong pelanggaran norma masyarakat dan membuka peluang perbuatan dosa yang merusak masa depan generasi muda.
Ketergantungan dan Kecanduan
Penggunaan minuman keras dan narkoba di lingkungan diskotek dapat menyebabkan ketergantungan yang membahayakan kesehatan fisik dan mental.
Dampak Sosial dan Lingkungan
Keberadaan diskotek dapat menimbulkan kemacetan dan kebisingan, serta memengaruhi perilaku sosial masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja yang menjadi peniru.
Dampak terhadap Keluarga
Aktivitas di tempat hiburan malam juga dinilai dapat mencoreng nama baik keluarga dan membuat generasi muda menghamburkan uang orang tua tanpa manfaat yang jelas.
Meskipun demikian, Pdt. Alexander mengingatkan agar masyarakat tidak menggeneralisasi semua tempat hiburan malam sebagai hal yang buruk.
“Tidak semua tempat hiburan malam memiliki dampak negatif yang sama. Pengawasan pemerintah, peraturan daerah, dan kesadaran masyarakat sangat penting untuk meminimalisir dampak buruk tersebut,” tegasnya.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K






