Pemkab Sergai Dukung “Jamu Laut” sebagai Warisan Budaya

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sergai — Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai menunjukkan dukungannya terhadap pelestarian tradisi budaya Melayu dengan menggelar acara “Jamu Laut” di Pantai Cermin, Rabu (23/07).

Tuan Syeh Silau Laut Ibrahim sebagai penanggung jawab Acara ini, kegiatan hari ini dihadiri oleh bupati dan wakil bupati Serdang bedagai, para sultan dan datok di seluruh wilayah sumatera utara, riau dan kepulauan riau, adapun tokoh yang mewakili kabupaten Batu Bara adalah Datok Setiawangsa dan Wan Raisha.

“Jamu Laut” merupakan ritual adat yang dilakukan sebagai bentuk tolak bala dan meminta keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ritual ini juga sebagai wujud syukur atas hasil laut yang diperoleh dan diharapkan dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan.

Baca Juga  Hercules Rosario de Marshal Resmi Bermarga Tarigan

Bupati Serdang Bedagai, H. Darma Wijaya, dalam sambutannya, menekankan pentingnya melestarikan tradisi budaya seperti “Jamu Laut” ini. “Tradisi ini merupakan bagian dari identitas budaya kita dan perlu dilestarikan untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Bapak Fadlizon, juga hadir dalam acara ini dan mengungkapkan komitmen pemerintah untuk melestarikan dan mempromosikan kebudayaan bangsa. “Kami akan terus mendukung upaya pelestarian budaya, termasuk ‘Jamu Laut’ ini,” ungkapnya.

Dalam acara ini, juga dilakukan diskusi tentang bagaimana melestarikan tradisi budaya Melayu dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya leluhur. “Kami berharap, dengan adanya acara ini, masyarakat dapat lebih menghargai dan melestarikan tradisi budaya kita,” tambah Fadlizon.

Baca Juga  Kunjungan Silaturahmi YTM Dato' Mohd Zaki Ke Kerabat Sultan Kedah

Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan “Jamu Laut” dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya Melayu yang berharga.

 

Penulis : R Ramdhan

Berita Terkait

PU Media Online JournalisNews.com Halalbihalal Dengan Ketua Yayasan Universitas Battuta
Bupati Batu Bara Dorong Revitalisasi Istana Niat Lima Laras
Apresiasi Masyarakat Di Balik Tradisi Open House Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara
Hangatnya Silaturahmi Hari Raya, Gubernur Dominggus Kunjungi Open House di Manokwari
Pelita Qadar: Cahaya Tradisi Melayu di Malam 27 Ramadhan
Wali Kota Tanjung Balai Ikuti Salat Tasbih Bersama DPD Pengajian Al Hidayah
Bernard Mandacan Hadiri Peletakan Batu Pertama Gereja GPKAI Eklesia di Pegunungan Arfak
Polemik Daging Babi di Medan: Antara Kebebasan dan Kehormatan Budaya

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:16 WIB

PU Media Online JournalisNews.com Halalbihalal Dengan Ketua Yayasan Universitas Battuta

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:15 WIB

Bupati Batu Bara Dorong Revitalisasi Istana Niat Lima Laras

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:57 WIB

Apresiasi Masyarakat Di Balik Tradisi Open House Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara

Senin, 23 Maret 2026 - 10:37 WIB

Hangatnya Silaturahmi Hari Raya, Gubernur Dominggus Kunjungi Open House di Manokwari

Senin, 16 Maret 2026 - 21:51 WIB

Pelita Qadar: Cahaya Tradisi Melayu di Malam 27 Ramadhan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page