Polemik Daging Babi di Medan: Antara Kebebasan dan Kehormatan Budaya

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Sumatera Utara – Polemik penjualan daging babi di sejumlah pasar tradisional kota ini kembali mencuat, memicu perdebatan sengit di media sosial dan masyarakat. Isu ini menyangkut penempatan produk tersebut di area yang dianggap sensitif oleh sebagian warga Muslim, mayoritas penduduk asli Melayu.

 

Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perdagangan sedang mengevaluasi regulasi zoning untuk memastikan kenyamanan semua etnis, sambil menjaga kemajemukan sebagai aset utama kota metropolitan ini.

 

Sebagai tanah Melayu asli, Medan memiliki identitas kuat yang tercermin dalam slogan “Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah”. Falsafah ini, yang telah diwariskan turun-temurun, menegaskan bahwa adat istiadat Melayu harus berlandaskan hukum Islam (syarak), dan syarak itu sendiri bersandar pada Al-Qur’an (Kitabullah).

Baca Juga  Wakil Bupati Asahan Ikut Rapat Koordinasi KPU Asahan

 

Prinsip mendasar ini menjadi pondasi kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam norma sosial, perdagangan, dan toleransi antar-keyakinan, sebagaimana dijunjung oleh Kesultanan Deli warisan.

 

Penguatan identitas ini terlihat nyata dari keberadaan Istana Maimun dan Masjid Al-Mashun, dua landmark bersejarah yang berdiri berdampingan di pusat kota.

 

Dibangun pada 1888 oleh Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alamsyah, Istana Maimun melambangkan kemegahan Melayu-Islam dengan arsitektur campuran Timur Tengah dan Eropa.

 

Sementara Masjid Al-Mashun, didirikan 1906, menjadi simbol spiritualitas yang menyatukan umat, mengingatkan warga akan harmoni adat dan agama di tengah kemajemukan.

 

Polemik ini bukan pertama kalinya terjadi, namun data historis menunjukkan Medan selalu bangkit melalui dialog antar-etnis seperti Batak, Jawa, Tionghoa, dan Melayu.

Baca Juga  Pj. Ketua TP PKK Batu Bara Berikan Tablet Tambah Darah Kepada Siswi SMP

 

Komunitas Muslim menekankan pentingnya menjaga kesucian area umum sesuai syarak, sementara pedagang non-Muslim meminta ruang ekonomi yang adil.

 

Dalam semangat Pancasila, Medan telah membuktikan bahwa multikulturalisme justru mendorong kemajuan ekonomi, dengan pasar seperti Petisah dan Central Night Market sebagai bukti simbiosis etnis.

 

Slogan Melayu bukan alat memisahkan, melainkan pengingat bagi semua warga untuk saling menghormati batas keyakinan masing-masing.

 

Forum antar-ulama dan tokoh adat seperti yang digelar MUI Sumut baru-baru ini menyerukan pendekatan damai, menolak narasi provokatif yang berpotensi memecah belah.

 

Pemerintah provinsi Sumatera Utara mendorong solusi berkelanjutan, seperti sertifikasi halal ketat untuk produk lain dan kampanye edukasi budaya Melayu.

Baca Juga  Pdt. Hasiholan Simanjuntak Imbau Jemaat GKPB Fakfak Jaga Kamtibmas dan Dukung Program Pemerintah

 

Dengan menjaga esensi “Adat Bersendi Syarak”, Medan diharapkan tetap menjadi kota toleran yang inklusif. Masyarakat didesak berpartisipasi dalam diskusi konstruktif, karena harmoni adalah warisan terbesar tanah Deli bagi generasi mendatang.

Penulis : R Ramadhan

Berita Terkait

Ketua TP PKK Provsu Kahiyang Ayu Bobby Nasution Kunjungi Gedung PKK Kota Tanjung Balai
Pemkab dan TNI Polri Gotong Royong Massal di Tanjung Tiram
Wali Kota Tanjung Balai Bertemu BBPJN Sumut Dorong Percepat Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan 
Wali Kota Tanjung Balai Tandatangani Komitmen Bersama Saat Ikuti Rakor Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi
Bupati Batu Bara Dukung Putri Hijabfluencer dan Miss Youth Sumatera Utara 2026
Polres Batu Bara Amankan Pelaksanaan Eksekusi Pengosongan di Tanjung Tiram
Pelindo Luncurkan OPS 500 kVA di Tanjung Priok, Dorong Pelabuhan Hijau
Dua Kecamatan Pesisir Tanjung Balai Masuk Program Strategis NPGT Nasional

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:49 WIB

Pemkab dan TNI Polri Gotong Royong Massal di Tanjung Tiram

Kamis, 17 September 2026 - 20:00 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Bertemu BBPJN Sumut Dorong Percepat Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan 

Kamis, 17 September 2026 - 19:57 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Tandatangani Komitmen Bersama Saat Ikuti Rakor Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 15:16 WIB

Bupati Batu Bara Dukung Putri Hijabfluencer dan Miss Youth Sumatera Utara 2026

Kamis, 17 September 2026 - 14:18 WIB

Polres Batu Bara Amankan Pelaksanaan Eksekusi Pengosongan di Tanjung Tiram

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page