Fakfak — Dalam rangka mempercepat pembentukan koperasi yang berbadan hukum di seluruh kampung dan kelurahan, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Fakfak menargetkan 100 koperasi tuntas pengesahan hukumnya sebelum peluncuran nasional koperasi desa merah putih oleh Presiden Republik Indonesia pada 21 Juli 2025.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Fakfak, Sopiah Hindom, saat ditemui Jurnalis Tempotimur.com diruang kerja Kamis siang ( 17/7/2025), pukul 16.00 WIT.
Usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih di Kampung Mambunibuni, Distrik Kokas,Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekretaris dinas, kepala bidang, kepala seksi, serta tokoh masyarakat setempat.
Sebelumnya, dalam keterangan pers di ruang kerjanya pada hari yang sama, Sopiah menjelaskan bahwa dari 142 kampung dan 7 kelurahan yang ada di Kabupaten Fakfak, sebanyak 138 wilayah telah menyelesaikan musyawarah khusus pembentukan koperasi Merah Putih.
“Dari total koperasi yang diajukan, sebanyak 60 koperasi telah memiliki akta badan hukum, sementara **49 koperasi lainnya masih dalam proses pengesahan melalui notaris,” ujar Sopiah.
Target minimal yang ingin dicapai adalah 100 koperasi berbadan hukum hingga 21 Juli 2025. Rencananya, koperasi yang telah sah secara hukum akan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Fakfak pada kegiatan peluncuran nasional tersebut.
Terkait data anggota koperasi, Sopiah menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pembaruan data dari 149 kampung dan kelurahan. Ia menyebut bahwa secara prinsip, seluruh warga desa akan menjadi anggota koperasi, namun masih dibutuhkan verifikasi detail jumlah anggota di masing-masing kampung.
“Kami berharap seluruh masyarakat kampung dan kelurahan dapat terlibat langsung dalam koperasi agar program ini benar-benar menjadi penggerak ekonomi lokal yang berbasis komunitas,” jelasnya.
Sopiah juga menyampaikan bahwa pada 21 Juli 2025, akan dilangsungkan launching koperasi secara nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia dari Klaten, Jawa Tengah, dan disiarkan secara daring ke seluruh daerah di Indonesia.
“Kegiatan akan dimulai pukul 10.00 WIB atau 12.00 WIT, dan akan dihadiri oleh Presiden RI, Menteri Dalam Negeri, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, serta kepala daerah dan perwakilan koperasi dari seluruh Indonesia,” terang Sopiah.
Ia berharap momentum nasional ini menjadi dorongan bagi koperasi desa di Fakfak untuk semakin aktif, inklusif, dan mandiri sebagai pilar penggerak perekonomian rakyat.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K



















