Tawau, Malaysia — Ajang pertarungan Callout Combat 2.0 yang digelar di Tawau, Sabah, Malaysia, menjadi salah satu event paling dinanti di komunitas MMA dan striking Asia Tenggara. Dengan atmosfer kompetitif dan panggung megah, puluhan petarung dari berbagai negara turun berlaga dalam pertarungan yang penuh adrenalin dan aksi intens.
Salah satu yang menyita perhatian penonton adalah Yunus Wamear, petarung asal Indonesia yang kembali menunjukkan kelasnya di panggung internasional. Dalam laga yang berlangsung panas, Yunus tampil percaya diri sejak awal mengandalkan kombinasi pukulan cepat, footwork tajam, dan gaya bertarung agresif yang khas.
Meski detail hasil pertandingan belum dirilis secara resmi ke media, penampilan Yunus disebut-sebut menjadi salah satu highlight utama Callout Combat 2.0. Aksi-aksinya tak hanya memikat penonton langsung di venue, tapi juga viral di media sosial, terutama TikTok dan Instagram, di mana cuplikan fight dan sesi konferensi persnya ramai diperbincangkan.
Callout Combat 2.0 bukan sekadar turnamen biasa. Event ini dirancang untuk menjadi platform pertarungan bergengsi dan hiburan publik, di mana setiap petarung membawa karakter dan cerita unik. Acara ini turut disokong oleh organisasi BTBF (Born To Be Fighter) yang sejak awal berkomitmen mengangkat bakat-bakat petarung Asia ke panggung lebih luas.
Dengan gaya bicara ceplas-ceplos dan kehadiran panggung yang kuat, Yunus Wamear dianggap bukan hanya sebagai petarung, tapi juga entertainer sejati. “Saya ke sini bukan cuma cari menang, tapi juga kasih tontonan. Kalau orang ingat pertarungan saya, itu udah cukup,” ujar Yunus dalam sesi wawancara singkat usai duel.
Dengan penampilan solid di Tawau, Yunus Wamear sekali lagi membuktikan dirinya sebagai salah satu petarung paling menjanjikan dari Indonesia. Callout Combat 2.0 pun menjadi bukti nyata bahwa pertarungan jalanan telah berevolusi menjadi tontonan profesional yang penuh strategi, respek, dan prestise.
Penulis : Dhanu



















