Mendagri Tito Karnavian Resmi Tutup HUT ke-45 Dekranas di Balikpapan: Dorong UMKM Naik Kelas

- Penulis

Jumat, 11 Juli 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kalimantan.TempoTimur.com — 
Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang berlangsung selama tiga hari, sejak 9 hingga 11 Juli 2025, di BSCC Dome, Balikpapan, resmi ditutup pada Jumat (11/7/2025) oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Penutupan dilakukan secara simbolis melalui penekanan tombol oleh Mendagri Tito, didampingi oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Wakil Gubernur Seno Aji, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, serta Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian. Hadir pula Staf Ahli Dekranas Siti Farida Pratikno, Ketua Dekranasda Kaltim Sarifah Suraidah Harum, dan Ketua Dekranasda Kota Balikpapan Nurlena Rahmad Mas’ud.

Dalam sambutannya, Tito menegaskan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), termasuk kerajinan, telah terbukti menjadi tulang punggung perekonomian nasional, khususnya saat menghadapi masa sulit seperti pandemi COVID-19.

Baca Juga  Bupati Batu Bara Lantik Pejabat Eselon II dan III, Dorong Penguatan Kinerja Pemerintahan

“Di tengah krisis, UMKM tetap bergerak dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, sementara sektor besar lainnya justru terpukul. Ini membuktikan ketangguhan UMKM,” ujarnya.

Tito juga memaparkan bahwa potensi pasar kerajinan dunia diperkirakan mencapai hampir Rp360 triliun, dengan negara-negara seperti India, Tiongkok, Vietnam, dan Thailand mendominasi ekspor global. Meski Indonesia memiliki keragaman produk kerajinan yang luar biasa, negeri ini belum masuk 10 besar negara pengekspor kerajinan di dunia.

“Indonesia punya keunggulan dari sisi budaya dan kreativitas, namun kita belum maksimal dalam menguasai pasar dunia,” tambahnya.

Produk kerajinan yang banyak diminati di pasar internasional meliputi dekorasi rumah, perhiasan, lilin hias, anyaman tangan, kerajinan kayu, kulit, hingga kain tenun dan tembikar. Negara seperti Vietnam bahkan telah menguasai pasar untuk produk khas seperti lacquerware, sementara Indonesia mulai menunjukkan potensi dengan tas dan busana berbahan lokal.

Baca Juga  Kick Off Meeting Proyek KPBU APJ Digelar, Wabup Syafrizal Prioritaskan Penerangan Jalan Protokol

Tito menyoroti bahwa saat ini Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat masih mendominasi jumlah UMKM produktif, sementara Kalimantan Timur dinilai memiliki potensi besar, namun masih memerlukan dukungan kuat dari pemerintah daerah.

“Saya mendorong Gubernur Kaltim dan jajaran untuk terus memperkuat UMKM lokal agar bisa naik kelas dan tembus pasar nasional bahkan internasional,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa sektor swasta, termasuk UMKM, menyumbang 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Oleh karena itu, memperkuat sektor ini adalah langkah strategis untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Di akhir sambutannya, Mendagri Tito mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan perayaan HUT ke-45 Dekranas, terutama Pemerintah Kota Balikpapan, Dekranasda Provinsi dan Kota, serta seluruh pengrajin yang turut berpartisipasi.

Baca Juga  Dominggus Mandacan Hibahkan 20 Hektar Lahan untuk Pembangunan SMK Garuda di Manokwari

“Kegiatan nasional sebesar ini tentu tidak mudah. Saya sangat menghargai kerja keras semua pihak. Semoga dampak positif dari acara ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan para pelaku industri kerajinan,” pungkas Tito.

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

Bupati Batu Bara Pimpin Penanaman Mangrove dan Tinjau Pembangunan Kawasan Nelayan Modern
Bupati Batu Bara Terima LHP dari BPK RI, Pemkab Batu Bara Raih Opini WTP
Kemendikdasmen Revitalisasi 89 Sekolah di Papua Barat dengan Anggaran Rp114 Miliar
Bupati Baharuddin Siagian Apresiasi Wajib Pajak dan Percepat Digitalisasi Daerah pada Gebyar PBB-P2 2026
Benny Siswanto Pemkab Barito Utara Raih Juara Umum FBIM 2026
Plh Wali Kota Tanjung Balai Monitoring Sidak Pasar Tradisional Pastikan Pasokan Pangan Jelang idul Adha
Purbaya Yudhi Sadewa Bawa Laporan Dugaan Manipulasi Nilai Ekspor 10 Perusahaan CPO Saat Hadiri Jamuan Presiden di Istana
Kick Off Meeting Proyek KPBU APJ Digelar, Wabup Syafrizal Prioritaskan Penerangan Jalan Protokol

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:12 WIB

Bupati Batu Bara Pimpin Penanaman Mangrove dan Tinjau Pembangunan Kawasan Nelayan Modern

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:01 WIB

Bupati Batu Bara Terima LHP dari BPK RI, Pemkab Batu Bara Raih Opini WTP

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:41 WIB

Kemendikdasmen Revitalisasi 89 Sekolah di Papua Barat dengan Anggaran Rp114 Miliar

Senin, 25 Mei 2026 - 21:00 WIB

Bupati Baharuddin Siagian Apresiasi Wajib Pajak dan Percepat Digitalisasi Daerah pada Gebyar PBB-P2 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:15 WIB

Benny Siswanto Pemkab Barito Utara Raih Juara Umum FBIM 2026

Berita Terbaru

Opini

Pemenang Sejati Tidak Menjual Nuraninya

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:52 WIB

You cannot copy content of this page