Ketum Fast Respon Serukan Aksi Damai Peringati Hari Internasional untuk Melawan Ujaran Kebencian 

- Penulis

Selasa, 17 Juni 2025 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta — Dalam rangka memperingati Hari Internasional untuk Melawan Ujaran Kebencian yang jatuh pada Rabu, 18 Juni 2025, Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) Counter Polri menggelar seruan nasional untuk memperkuat literasi digital, etika bermedia sosial, serta mempertegas komitmen bersama dalam memerangi ujaran kebencian di ruang publik.

Hari peringatan ini menjadi momentum penting di tengah meningkatnya polarisasi dan penyebaran hoaks di berbagai platform digital yang mengancam kohesi sosial dan stabilitas nasional.

Ketua Umum PW FRN Counter Polri, Agus Flores, dalam pernyataannya menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, media, dan aparat penegak hukum dalam mencegah dan menangani ujaran kebencian secara bijak dan berkeadilan.

Baca Juga  Bukan Hanya Para Kapolres Jatim, Kapolres Se Indonesia Sahabat Ketum FRN Counter Polri

>“Ujaran kebencian adalah bibit dari konflik. PW FRN Counter Polri berdiri tegak bersama Polri dan masyarakat untuk memerangi provokasi dan hasutan yang dapat merusak persatuan bangsa. Media harus menjadi alat pemersatu, bukan pemecah belah,” ujar Agus Flores, Selasa (17/6/2025)

Lebih lanjut, Agus Flores mengingatkan bahwa ruang digital harus menjadi tempat yang aman dan produktif, bukan ajang saling mencaci. Ia mengajak semua pihak untuk mengedepankan narasi damai dan menghindari konten bermuatan SARA, fitnah, dan intoleransi.

> “PW FRN bersama jajaran media mitra dan jaringan kontributor di seluruh Indonesia akan terus mengawal penggunaan ruang publik, baik fisik maupun digital, agar bebas dari ujaran kebencian. Ini adalah tanggung jawab moral sekaligus komitmen kebangsaan,” tegasnya.

Baca Juga  Wabup Murung Raya Minta Usulan Desa Jadi Prioritas Musrenbang Kecamatan

Peringatan Hari Internasional untuk Melawan Ujaran Kebencian ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai bagian dari upaya global untuk mempromosikan toleransi, menghormati keberagaman, serta menjamin hak kebebasan berekspresi yang bertanggung jawab.

PW FRN Counter Polri juga mengajak masyarakat untuk bijak bermedia sosial, melaporkan konten provokatif, serta terus memperkuat literasi digital demi menjaga Indonesia tetap damai, adil, dan bermartabat.

Penulis : Red/AF

Berita Terkait

Polres Batu Bara Menggelar Syukuran Hari Jadi Polwan Ke 78 dan Pelepasan Purna Bakti
Silaturahmi H Ahmad Hadian dan HNSI Batu Bara Berlangsung Hangat, Bahas Persoalan Nelayan
Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Teguh Santosa: Rusia Bantah Spekulasi Liar dari Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok
Pelindo Regional 4 Fakfak Kumpulkan 343,70 Kg Sampah Botol Plastik di Area Pelabuhan
Bebie Apresiasi Gerak Cepat TNI-Polri Tangani Karhutla di Murung Raya
Dina Maulidah Apresiasi Kesiapsiagaan BPBD Hadapi Potensi Karhutla

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:07 WIB

Polres Batu Bara Menggelar Syukuran Hari Jadi Polwan Ke 78 dan Pelepasan Purna Bakti

Rabu, 9 September 2026 - 16:19 WIB

Silaturahmi H Ahmad Hadian dan HNSI Batu Bara Berlangsung Hangat, Bahas Persoalan Nelayan

Selasa, 8 September 2026 - 02:46 WIB

Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 21:38 WIB

Teguh Santosa: Rusia Bantah Spekulasi Liar dari Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page