
BATU BARA — Dato’ Mohd Zaki bersama istri, Zuraidah binti Othman, dan sejumlah Dzuriat Kedatukan Batu Bara melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Bupati Batu Bara, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Lima Puluh, Kamis (10/9/2026).
Rombongan tersebut disambut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batu Bara, Rusian Heri, didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporapar) Syahdama Yanto, Plt. Kabid Kebudayaan Swarno, serta Kabid Pemuda dan Olahraga Verry Agustian.
Dalam pertemuan itu, Dato’ Mohd Zaki menyampaikan kondisi bangunan tempat beristirahat para peziarah di kawasan Kubah Datuk Batu Bara yang mengalami kerusakan parah setelah tertimpa dahan pohon di sekitar bangunan.
Ia menyampaikan rencana untuk memperbaiki kerusakan bangunan tersebut. Namun, menurutnya, masih terdapat satu pohon di sekitar lokasi yang dikhawatirkan dapat kembali menyebabkan kerusakan apabila tidak segera ditangani.
“Pohon tersebut kami khawatirkan dapat kembali menimpa bangunan apabila masih berdiri dan tidak segera ditumbangkan,” ujar Dato’ Mohd Zaki.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Batu Bara Rusian Heri menyampaikan apresiasi atas kunjungan serta perhatian Dato’ Mohd Zaki bersama Dzuriat Kedatukan Batu Bara terhadap keberadaan situs cagar budaya, khususnya Kubah Datuk Batu Bara.
Rusian Heri kemudian meminta Disporapar segera melakukan peninjauan ke lokasi untuk melihat kondisi pohon maupun bangunan yang mengalami kerusakan.
Ia mengatakan, pemerintah daerah akan terlebih dahulu melakukan peninjauan sebelum mengambil keputusan terkait langkah perbaikan maupun penanganan pohon yang dinilai membahayakan.
“Terima kasih atas perhatian para Dato’ yang ikut memperhatikan Kubah Batu Bara. Terkait perbaikan, biar kami dari pemerintah terlebih dahulu melakukan peninjauan. Namun demikian, kami akan menghubungi kembali apabila sudah mendapat keputusan,” kata Rusian Heri.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wan Mulkan, Wan Nazrul Huda, Dato’ Indra Johan, serta Owner Media Online Tempotimur.com.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Dzuriat Kedatukan Batu Bara dan Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam menjaga serta melestarikan situs bersejarah dan cagar budaya yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Batu Bara.
[Bara]






